Arsip untukOktober, 2006
Puisi: untuk kau perempuan
Kepada Ibu
Aku terbayang oleh sebait kenang
masa kecil yang berubah tiba-tiba
kini menjadi samar bayang
saat kau memandikanku
dengan tubuhku yang telanjang
kau berikan sentuhan keajaiban
dengan kasih sayang
hingga tubuhmu renta kini tertatih
berjalan sendiri menuju ranjang
sedang kata-kata itu tetap kupendam
belum sempat kuucapkan,
sayang,
Bengkel Imaji Malang, Oktober 2006
Melahirkan
Perempuan itu dirimu
yang sedang berjudi di atas ranjang
yang nyawamu kau buat taruhan
sedang aku tak bisa tinggal diam
membisu pada dinding dinding beku
menunggu pintu itu terbuka
menunggu perawat itu membawa berita
sementara detik pada jarum jam
mengajakku bercerita tentang kegelisahan
Bengkel Imaji Malang, Oktober 2006
Rumahku ibu
Kepada siapa lagi aku pulang
jika bukan kepada dirimu
siapa lagi yang lebih setia
dari pada dirimu
yang ketika aku belum tentu datang
kau sudah menungguku
di luar pagar sambil menyanyikan kidung
kembang-kembang seperti sebelum
aku terlelap tidur dalam dekap
lelap
Bengkel Imaji Malang, Oktober 2006
Perempuan Itu Ibu
yang berperang tanpa pedang
yang bertaruh tanpa musuh
yang berjuang di atas ranjang
Bengkel Imaji Malang, Oktober 2006
SASTRA KORAN, 15 OKTOBER 2006
SASTRA KORAN, 15 OKTOBER 2006
Cerpen
1. Malang Pos : Setelah dua puluh tahun oleh mahasiswi ITN
2. Jawa Pos : Kita Telah Menemu Rumah, Immanuel! Oleh
Maya wulan
3. Suara Pembaruan : cerpen tidak ada
4 Surya : Wadi Suwung oleh KY. Karnanta
5. Republika : Titik Balik oleh Irwan Kelana
Puisi
1. Puisi-puisi Lubis Grafura di Suara Pembaruan (Malang)
2. Puisi-puisi Budi Palopo di Surya (Gresik)
3. Sajak-sajak Fatin Hamama di Republika
HARI INI SENENG BANGET
Woi, siapa aja yang baca ini gue lagi seneng banget. puisi gue masuk suara Pembaruan pada tanggal 8 oktober 2006. Kok pakai kata gue? mungkin gara2 neliti bahasa gaul gue jadi gaul
he he he he
INFO: UKMP UM PUNYA GAWE
PROGRAM ACARA PENDUKUNG
KEGIATAN “TINTA JUANG SANG PENULIS”
UNIT KEGIATAN MAHASISWA PENULIS
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
2006
1. Pameran Karya Anggota UKMP (Unit Kegiatan Mahasiswa Penulis)
Hari : Senin-Kamis, 20–23 November 2006
Tempat : Joglo Perpustakaan Universitas Negeri Malang (UM)
2. Bedah Buku Antologi Puisi “Patung Matahari” Karya S. Yoga
Penerbit Akar Kata
Hari : Selasa, 21 November 2006
Waktu : 09.00 WIB – selesai
Peserta : – Mahasiswa, Pelajar
- Masyarakat Umum
Pemateri : S. Yoga
Pembahas : Dosen Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang
3. Bedah Buku Antologi Puisi “Tuliskan Namaku dengan Abu” Karya Abdul Mukid
Hari : Rabu, 22 November 2006
Waktu : 09.00 WIB – selesai
Peserta : – Mahasiswa, Pelajar
- Masyarakat Umum
Pemateri : Abdul Mukid
Pembahas : Dosen Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang
4. Dialog Interaktive “Kekerasan Seksual Dalam Rumah Tangga”
Hari : Kamis, 23 November 2006
Waktu : 08.00 WIB – selesai
Peserta : – Mahasiswa , pelajar
- Masyarakat Umum
Pembicara : 1. Ibu Peni Suprapto (Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang)
2. Dra. Sri Umi Mintarti, S.E, M.Si (Kepala Pusat Studi Wanita Universitas Negeri Malang)
3. dr. Suharnowo (Dokter Keluarga Klinik Harmoni dan Sex Konsultan)
Konstribusi : Rp 25.000
Fasilitas : – Soft Drink - Block Note
- Snack
- Materi
ARTIKEL: Menembus Sastra Koran
Menembus Kolom Cerpen pada
Sebuah Media Bukanlah Hal Sulit
Lubis Grafura
|
M |
elainkan sesuatu yang sangat sulit! Hal ini bukan berarti bahwa menembus media massa tidak mungkin dilakukan. Banyak hal yang musti kita lakukan dan diketahui sebelum kita mengirimkan karya (naskah cerpen) ke sebuah media massa.
Di Indonesia, media dapat dibedakan atas media massa (bisa berupa cetak) atau media elektronik (media on line, tv, radio). Tidak kesemua media tersebut menyajaikan rubrik/kolom/acara yang berkenaan dengan sastra. Beberapa tahun yang lalu beberapa radio banyak menyiarkan acara-acara dongeng (cerbung). Sampai saat ini, sepertinya sudah tidak dapat kita jumpai lagi. Mungkin di beberapa pelosok desa masih bisa kita temui acara-acara atersebut.
Media massa di Indonesia, kalau saya boleh memetakan menurut pandangan saya, ada dua macam. Kedua media tersebut adalah media lokal/daerah dan median nasional. Sesuai dengan tempat, berita, dan persebarannya, maka media lokal adalah media yang tempat, berita, dan persebarannya hanya terbatas pada daerah (lokalitas) tertentu. Tentu saja media nasional adalah media yang persebaran hingga beritanya mencakup wilayah daerah dan wilayah nasional.
Sering dari kita mengirimkan naskah cerpen ke sebuah media tertentu, tapi setelah kita tunggu beberapa saat, naskah kita tidak pernah muncul.Apalagi sering kita lihat bahwa nama-nama yang muncul (dalam intensitas keseringan) adalah itu-itu saja. Apakah si editor hanya memilih naskah-naskah dari penulis yang sudah terkenal, dan melupakan kita sebagai penulis pemula? Jika kita ber-suudzon seperti itu, saya rasa sah saja, dan rasa keputusasaan semacam itu sudah melikupi para penulis seperti kita.
Tapi jangan kuatir, setelah mengetahui beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengirimkan sebuah karya, mungkin kita baru merasa “O, ternyata begitu caranya…” dan mencoba untuk berfikir positif kepada si editor, pun media yang kita kirimi naskah.
Teknis Mengirim Cerpen dengan e-mail
Beruntunglah kita (baca: bersyukur) bahwa kita lahir dan hidup ketika internet sudah diciptakan. Mungkin jika orang-orang zaman batu hidup kembali tentu akan merasa iri dengan kita.
Ada dua jalur dalam pengiriman cerpen, yaitu dengan pos dan dengan internet. Jalur pertama, sepertinya sudah tidak ideal lagi. Berbeda dengan Umar Kayam, yang katanya beliau justru tidak mau menggunakan e-mail, tetapi ia mengirimkan naskhanya lewat pos dan naskahnya berupa ketikan manual. Jika ada yang salah, beliau tipe-x dan diganti dengan bolpoin. Tapi, media tersebut meloloskan karyanya kenapa kita tidak?
Seharusnya kita memang tidak membandingkan diri kita dengan beliau!
Jalur kedua dirasa lebih sangat efisien. Kita tidak perlu repot-repot pergi ke kantor pos, dan menunggu beberapa hari untuk sampai. Cukuplah kita hanya kirim saja ke e-mail media yang kita tuju. Jika ada tulsian Your massage has succesfuly send berarti sudah sampai.
Si editor pun akan lebih mudah untuk melakukan transfer ke progaram lay out, dan dengan jalur kedua ini (biasanya) yang lebih mendapatkan perhatian si editor.
Beberapa hal yang perlu diketahui dalam mengirim naskah dengan e-mail:
- Jangan lupa menuliskan subjek di e mail
Contohnya:
Subjek: Cerpen-Lelaki yang Menangkap Rembulan
- Buatlah kata pengantar di badan e-mail
Kata pengantar dapat berisi data kualifikasi diri, prestasi, organisasi-organisasi yang pernah diikuti (usahakan komunitas sastra, baik teater/penulisan)
- Letakkan naskah di dalam attachment file.
Jika Anda memakai yahoo (dan ini direkomendasikan, karena ada virus scanner-nya) maka data akan lebih aman. Kerugiannya, biasanya agak lama. Jika memakai mail city atau lycos biasanya lebih cepat, namun tingkat keamanannya tidak seoptimal yahoo. Pemakaian plasa kurang disarankan, oleh karena kebiasaan error pada operator. Kelebihan dari plasa ini adalah cepat dan ada pemberitaan untuk naskah yang sudah dibaca (delivered report)
Memahami Karakter Media
Ini merupakan hal penting yang tidak bisa ditinggalkan. Penguasaan pemahaman kita terhadap karakter koran mempengaruhi dimuat atau tidak karya kita. Berikut adalah alamat sekaligus karakter beberapa media di Indonesia:
1. http://www.suaramerdeka.com/
· Kurang lebih 12.494 (with character)
· Tema bebas, tidak terikat lokalitas, atau religiunalitas
· E-mail : rep@suaramerdeka.com
2. http://www.suarakarya-online.com/
· Kurang lebih 10.073 (with character)
· Tema bebas, lokalitas tampak kental di beberapa naskah, tidak tampak religionalitas.
· E- mail: -
· Kurang lebih 7.868 (with character)
· Tema lokalitas, religiunalitas (tertentu), tema bebas (seluk beluk Bali)
· E-mail: -
4. http://www.suarapembaruan.com/
· Kurang lebih 9768 (with character)
· Tema bebas, religiunalitas tidak terlalu kentara,
· E-mail: koransp@suarapembaruan.com
5. http://www.sriwijayapos.com
· dengan karakter
· Tema bebas, tetapi lebih condong ke kritik pemerintahan
· E-mail: sripo@persda.co.id, sripo@mdp.net.id dan sriwijayapost@yahoo.com
6. http://www.republika.co.id
· Tidak lebih dari 9.000 karakter
· Tema: lokalitas, dan religiunalitas (Islam-nasional)
· Email: sekretariat@republika.co.id
· Tidak lebih dari 16.000 karakter
· Tema: bebas, lebih codong ke diskripsi cerita, gaya cerita (baik eksperimen atau konvensional)
· Email: KCM@kompas.co.ic
Sebenarnya masih banyak lagi alamat-alamat koran yang lain, tetapi silakan klik sendiri di http://www.duta-masyarakat.com di bagian bawah nanti akan ada alamat situs koran di seluruh nusantara.
Jadi, dengan mengetahui karakter masing-masing media, diharapkan jika mengirimkan naskah tidak lagi asal-asalan. Berikut beberapa situs penting yang dapat membantu kita dalam mencari lomba/informasi tentang kepenulisan:
Situs ini berisi tentang agenda budaya lomba, artikel, tips menulis, berita, profil tokoh, informasi budaya, dsb.
Situs cerita remaja, bagi yang masuk selektif akan mendapatkan honor
Rp 300.000,00. Editor dalam media ini terdiri dari sastrwan-sastrawan nasional Indoanesia, termasuk Seno Gumira Ajidharma.
Selain mendapatkan banner (situs pribadi) kita juga sering dikirimi info-info lomba kepenulisan lewat e-mail
Tempat diskusi dan bertukar informasi untuk dunia sastra.
Antara Kecewa dan Menulis sebagai Profesi
Kita manusia yang tak luput dari rasa kecewa. Setiap orang akan mengalami itu. Pun dalam menulis, kita boleh kecewa, tetapi jangan sekali-kali untuk berputusasa. Ingatlah bahwa “hidup adalah eskalator. Kadang naik dan kadang ke bawah. Tetapi, jika dalam keadaan di bawah, jangan sekali-kali tinggalkan hidup Anda.”
Pernyataan tersebut diucapkan oleh salah seorang penulis dari Inggris (semoga saya tidak salah) dan parahnya lagi saya lupa siapa penulis itu. Jangan lupa untuk mengikuti komunitas-komunitas kepenulisan yang berada di sekitar kita. Hal ini dikarenakan oleh terbatasnya informasi yang kita miliki, maka apa salahnya jika bergabung dengan mereka.
Di Malang banyak sekali komunitas tersebut, misalnya Bengkel Imaji Malang, FLP Malang, Diskusi Pelangi (di tempat Mbak Ratna Indraswari Ibrahim), Malam 28 (di Sriwijaya, setiap tanggal 28) atau biasa disebut dengan Kampung Budaya, Ngopi Sastra (dirintis oleh teman-teman Unit Kegiatan Mahasiswa Penulis UM), dsb.
Apabila ada yang berkata bahwa menulis sebagai profesi adalah suatu hal yang tidak mustahil. Banyak para penulis yang menggantungkan hidup mereka pada tulisan. Sebut saja Aris Kurniawan, seorang penulis cerpen yang tinggal di Jakarta. Hamsad Rangkuti, yang mengaku kepada saya, bahwa dia tidak pernah bekerja selain menulis.
Saya sempat mendapatkan bocoran, dari beberapa sastrawan bahwa di Jawa Pos honor untuk kepenulisan adalah Rp 600.000,00 dan jika Anda mampu ke Kompas, mungkin sekarang sudah mencapai Rp 1.100.000,00 untuk setiap karyanya. Belum lagi jika Anda mengirimkan ke koran-koran lain semacam Suara pembaharuan atau Suara Karya.
Tidak suah muluk-muluk terlebih dahulu. Kita sebagai mahasiswa mari kita coba sesuatu yang lebih dekat dengan kita terlebih dahulu. Kita memiliki Malang Pos yang tiap Minggu menyediakan kolom cerpen untuk kita. Kirim saja karya kita ke mpost03@yahoo.com dan jika karya kita dimuat, kita tidak akan dapat apa-apa.
Namun, jangan kuatir, fotokopi saja naskah itu sebanyak tujuh halaman, kemudian berikan ke Humas di A2 dan tiga hari datanglah ke Subag Keuangan. Jadi, traktir saya jika sudah mendapatkan uang Rp 100.000,00 dari sana!
Semoga uraian yang semacam materi ini bisa bermanfaat. Jika ada pertanyaan, atau mau sharing kirimkan saja email ke : lub_hi@yahoo.com atau lubis_friends@mailcity.com
Beberapa rekomendasi email sastarwan dan media lain:
INFO: ACARA UKMP UNIVERSITAS NEGERI MALANG
PROGRAM ACARA PENDUKUNG
KEGIATAN “TINTA JUANG SANG PENULIS”
UNIT KEGIATAN MAHASISWA PENULIS
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
2006
1. Pameran Karya Anggota UKMP (Unit Kegiatan Mahasiswa Penulis)
Hari : Senin-Kamis, 20–23 November 2006
Tempat : Joglo Perpustakaan Universitas Negeri Malang (UM)
2. Bedah Buku Antologi Puisi “Patung Matahari” Karya S. Yoga
Penerbit Akar Kata
Hari : Selasa, 21 November 2006
Waktu : 09.00 WIB – selesai
Peserta : – Mahasiswa, Pelajar
– Masyarakat Umum
Pemateri : S. Yoga
Pembahas : Dosen Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang
3. Bedah Buku Antologi Puisi “Tuliskan Namaku dengan Abu” Karya Abdul Mukid
Hari : Rabu, 22 November 2006
Waktu : 09.00 WIB – selesai
Peserta : – Mahasiswa, Pelajar
– Masyarakat Umum
Pemateri : Abdul Mukid
Pembahas : Dosen Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang
4. Dialog Interaktive “Kekerasan Seksual Dalam Rumah Tangga”
Hari : Kamis, 23 November 2006
Waktu : 08.00 WIB – selesai
Peserta : – Mahasiswa , pelajar
– Masyarakat Umum
Pembicara : 1. Ibu Peni Suprapto (Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang)
2. Dra. Sri Umi Mintarti, S.E, M.Si (Kepala Pusat Studi Wanita Universitas Negeri Malang)
3. dr. Suharnowo (Dokter Keluarga Klinik Harmoni dan Sex Konsultan)
Konstribusi : Rp 25.000
Fasilitas : – Soft Drink - Block Note
– Snack
– Materi
Agama Islam: Bolehkah Sholat Sunat Qobliyah dan Ba’ diyah Shalat jum’at
Para ulama sepakat bahwa sholat sunnat yang di lakukan setelah sholat Jum’at adalah sunnah dan termasuk rawatib ba’diyah Jum’at. seperti yang di riwayatkan oleh Imam muslim dan Imam Bukhori. Sedangkan sholat sunnah sebelum sholat Jum’at terdapat dua kemungkinan:
1. Sholat sunnat mutlaq, hukumnya sunnat. Waktu pelaksanannya berakhir pada saat imam memulai khutbah.
2. Sholat sunnat Qobliyah Jum’at. Para ulama berbeda pendapat seputar masalah ini, yaitu sbb. :
a. Dianjurkan melaksanakannya. Pendapat ini di kemukakan oleh Imam abu Hanifah, pengikut Imam Syafi’i (menurut pendapat yang dalilnya lebih jelas) dan pendapat Pengikut Imam Ahmad bin Hanbal dalam riwayatnya yang tidak masyhur.
b. Tidak di anjurkan untuk melaksanakannya.yaitu pendapat imam Malik, pengikut Imam Ahmad bin Hanbal dalam riwayatnya yang masyhur. Dalil yang menyatakan dianjurkannya sholat sunnat qobliyah Jum’at:
1.Hadist Rosul yang artinya “Semua sholat fardlu itu pasti diikuti oleh sholat sunnat qobliyah dua rakaat”. (HR.Ibnu Hibban yang telah dianggap shohih dari hadist Abdullah Bin Zubair). Hadist ini secara umum menerangkan adanya sholat sunnat qobliyah tanpa terkecuali sholat Jum’at.
2.Hadist Rosul yang artinya “Di antara dua adzan dan iqomat terdapat sholat sunnat,diantara dua adzan dan iqomat terdapat sholat sunnat, di antara dua adzan dan iqomat terdapat sholat sunnat bagi yang ingin melakukannya”(HR.Bukhori dan Muslim dari riwayat Abdullah Ibnu Mughoffal).
3.Perbuatan Nabi yang disaksikan oleh Ali Bin Abi Tholib yang berkata “Nabi telah melakukan sholat sunnah empat rakaat sebelum dan setelah sholat jumu’at dengan salam di akhir rakaat ke empat” (HR.Thabrani dalam kitab Al-Ausath dari riwayat Imam Ali Bin Abi Tholib).
Tetapi dalam dalam kitab yang sama lewat riwayat Abi Hurairoh berkata”nabi telah melakukan sholat sunnat dua rakaat qobliyah dan ba’diyah Jum’at” Dalil yang menerangkan tidak dianjurkannya sholat sunnat qobliyah Jum’at adalah sbb. : Hadist dari Saib Bin Yazid: “pada awalnya, adzan Jum’at dilakukan pada saat imam berada di atas mimbar yaitu pada masa Nabi, Abu bakar dan Umar, tetapi setelah zaman Ustman dan manusia semakin banyak maka Sahabat Ustman menambah adzan menjadi tiga kali (memasukkan iqomat), menurut riwayat Imam Bukhori menambah adzan menjadi dua kali (tanpa memasukkan iqomat). (H.R. riwayat Jama’ah kecuali Imam Muslim). Dengan hadist di atas Ibnu al-Qoyyim berpendapat “ketika Nabi keluar dari rumahnya langsung naik mimbar kemudian Bilal mengumandangkan adzan. Setelah adzan selesai Nabi langsung berkhotbah tanpa adanya pemisah antara adzan dan khotbah, lantas kapan mereka itu melaksanakan sholat sunnat qobliyah Jum’at?
Catatan : Permasalahan ini adalah khilafiyah furu’iyyah.(perbedaan dalam cabang hukum agama) maka tidak boleh fanatik di antara dua pendapat di atas. Dalam kaidah fiqh mengatakan la yunkaru al-mukhtalaf fih wa innama yunkaru al- mujma’ alaih.(Seseorang boleh mengikuti salah satu pendapat yang diperselisihkan ulama dan kita tidak boleh mencegahnya untuk melakukan hal itu, kecuali permasalahan yang telah disepakati ulama.)
Diambil dari Pesantren Virtual.com
SASTRA KORAN, 8 OKTOBER 200
Cerpen
1. Riau Pos : Tasbih Huda Salih oleh Maya Wulan
2. Malang Pos : Batuk oleh Irawan Aji.
3. Jawa Pos : Jalan Mati oleh Zelfeni Wimra
4. Suara Pembaruan : Wayan Cantik oleh Adek Alwi
5. Seputar Indonesia : Jenazah oleh Ganda Pekasih
Puisi
1. Puisi-puisi Lubis Grafura di Suara Pembaruan (Malang)
2. Puisi-puisi Rosyid Mananjang di Seputar Indonesia (Jogja)
Ajang Kreasi Cerpen Escaeva
Ajang Kreasi Kumpulan Cerpen Escaeva merupakan kegiatan yang diadakan oleh para anggota milis EscaevaBookClub sebagai wadah untuk berkarya. Keseluruhan ide dan aturan ajang ini merupakan masukan dari para anggota milis.
Tujuan ajang ini lebih kepada menimba ilmu, saling berbagi, dan bukan semata untuk berkompetisi. Sedangkan koordinator ajang ini dipegang oleh anggota milis, Titon Rahmawan. Ayo ikutan!
Ketentuan Umum
1. Tidak ada pembatasan kepesertaan, siapapun boleh dan bebas mengikuti kegiatan ini. Bukan anggota milis EscaevaBookClub juga boleh mengikuti ajang ini. Namun disarankan agar mendaftar sebagai anggota, agar mudah mendapatkan informasi atau pengumuman lebih lanjut.
2. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah cerpen, dengan harapan dapat kita peroleh naskah yang berkualitas dalam kuantitas yang memadai untuk dapat dipertimbangkan lebih lanjut kemungkinan penerbitannya.
3. Cerpen merupakan karya asli sendiri dan belum pernah dibukukan dalam bentuk antologi bersama ataupun dalam bentuk antologi tunggal.
4. Cerpen ditulis dalam bahasa Indonesia.
5. Tema bebas, tidak mengandung unsur SARA serta tidak mengandung unsur-unsur yang melanggar norma susila, sopan santun dan agama.
6. Ajang ini tidak memungut biaya apapun.
7. Tidak ada sistem pendaftaran. Bagi siapa pun yang mengirimkan naskah secara otomatis terdaftar sebagai peserta.
Ketentuan Khusus
1. Panjang Cerpen maksimal 8 halaman kertas A4, 2.0 spasi, Times New Roman 12. (mengikuti format cerpen koran)
2. Cerpen dikirim ke alamat e-mail berikut:
titon87@yahoo.com selambat-lambatnya hari Rabu, tanggal 15 November 2006 pukul 24.00 WIB.
3. Peserta diwajibkan menyertakan biodata singkat dan alamat lengkap
4. Cerpen ditulis dalam bahasa Indonesia dan memenuhi kaidah berbahasa yang baik.
5. Tema bebas, tidak mengandung unsur SARA serta tidak mengandung unsur-unsur yang melanggar norma susila, sopan santun dan agama.
Penjurian
1. Penjurian akan dilakukan dalam dua tahap, tahap pertama oleh para anggota Escaevaer tahap kedua oleh Mas Didik selaku editor kepala Escaeva
2. Pada tahap pertama naskah yang masuk akan dirilis kembali di milis Escaeva untuk memperoleh penilaian langsung dari para anggota milis. Naskah yang dirilis akan dihilangkan identitas penulisnya untuk menghindari subyektifitas penilaian.
3. Penjurian tahap pertama dilakukan dalam jangka waktu kurang lebih dua minggu, yaitu mulai dari tangal 17 November – 31 November 2006
4. Hasil penilaian tahap pertama akan menominasikan cerpen- cerpen yang merupakan kandidat terbaik tergantung dari jumlah cerpen yang masuk maksimal 20 cerpen.
5. Kriteria penilaian memakai skala nilai tertinggi 8 dengan
pecahan angka 0,5
6. Pada tahap kedua cerpen-cerpen terbaik pilihan anggota milis diserahkan kepada pihak Escaeva untuk penilaian lebih lanjut berdasar kriteria standard yang akan ditentukan oleh penerbit. Hal ini sekaligus sebagai penilaian apakah cerpen-cerpen tersebut layak untuk diterbitkan. (Keputusan tidak dapat diganggu gugat)
Hadiah
1. Untuk 3 karya terbaik akan mendapatkan masing-masing 1 buah buku, yaitu salah satu dari judul berikut:
- Kumpulan sajak Nanang Suryadi
- Kumpulan cerita pendek Sapardi Djoko Damono
- Satu buah buku lagi judul menyusul
2. 20 Cerpen kandidat terbaik akan mendapatkan masing-masing 2 buah buku terbitan Penerbit Escaeva, yaitu novel Surat Cinta Saiful Malook dan kumpulan cerita Melihat Jendela Hati.
Lomba Penulisan Karya Fiksi Islami – KLP Bandung
DIAMBIL DARI WWW.INFOLOMBA.SOMEBLOG.COM
Filed under: Menulis – Administrator @ 5:10 pm
Dalam memperingati International Literacy Day, Komunitas Lini Fiksi (KLP) menyelenggarakan Lomba Penulisan Karya Fiksi Islami II. Syarat, panjang naskah 6-10 halaman folio, TImes New Roman, 1.5 spasi, naskah asli. Tema bebas, naskah dikirim dalam bentuk CD/disket disertai fotokopi naskah, CV terbaru dan nomor yang dapat dihubungi, ke KLP Jalan Dakota Selatan II No. 411 RT 06/RW 23, Kompleks Melong Green Garden Kelurahan Melong Cimahi-Selatan, Kota Cimahi. Naskah diterima paling lambat 6 November 2006 (cap pos). Naskah yang memenuhi kriteria dewan juri akan dibukukan dalam kumpulan cerpen dan mendapat honorarium dan pemuatan cerpen ke dalam buku. Hubungi 081321659696 atau klp_sastra@yahoo.com
Sumber : Pikiran Rakyat, Kamis 14 September 2006.
Penerbit Ganeca Cari Naskah Buku Anak
Penerbit Ganeca Cari Naskah Buku Anak
diambil dari www.infolomba.someblogs.com
Dicari Naskah Buku
Penerbit Ganeca Exact menawarkan kerjasama kepada para penulis (atau
tim penulis), dosen, mahasiswa untuk menulis beberapa naskah buku
bacan fiksi untuk siswa sekolah dasar dengan tema-tema sebagai berikut:
1. Hewan-hewan di kebun binatang (fabel)
2. Sahabat Pena
3. Lomba membaca puisi/mengarang
4. Cerita/biografi sastrawan
5. Belajar Membaca
6. Kumpulan Cerpen
7. Kisah binatang di dasar laut (fabel)
8. Bunga-bunga di pekarangan
9. Menulis buku harian
10. Mengisi liburan
Spesifikasi naskah adalah sebagai berikut:
1. Ditulis di kertas ukuran kuarto
2. Batas ukuran margin : left margin : 25 mm, right = 30 mm, top
margin = 20 mm, dan bottom = 15 mm
3. Paragraf 2 spasi
4. Jenis huru: Times New Romans, ukuran 12 pt.
5. Jumlah halaman minimal 80 halaman
Naskah dapat dikirim melalui:
Penerbit Ganeca Exact
Kompleks Satrudal, Jalan Raya Hankam, Jatirahayu
Pondok Gede, Bekasi 17414
Telp.: 021-84973048
Up: Yohanes Agustono
atau
E-mail: bonaventura91@yahoo.com
Sumber : Milis FLP.
puisi: peluru menembus kabut
Peluru Menembus Kabut
Seseorang di seberang mengarahkan
sepasang tangannya ke arah kita
yang menggenggam sebentuk pistol
entah siapa
kita hanya bisa berlari
mustahil kita dapat sembunyi
suara letusan menembus kabut
peluru meluncur secepat tetes air
sisa hujan tadi malam
lebih cepat dari detik waktu yang bergulir
lebih cepat dari detak jantung kita
bahkan kecepatan peluru itu melebihi
rotasi poros bumi
seolah semua benda diam
seperti slow motion pada sebuah film
sedang kau tubuhmu mengayang
bagai keanu dalam matrix
peluru itu kini berada tepat di depan sepasang mataku
siap membelah kepalaku seperti peluru itu membelah kabut
tapi entah bagaimana, justru kepalamu yang pecah
tertembus peluru. Kuambil jantungmu yang masih berdetak
aku berjalan sendiri menembusi kabut
yang dibaliknya kulihat ada puluhan peluru
yang dibidikkan pada diriku
yang mustahil aku dapat sembunyi
Malang, 2006
Peri yang belajar terbang
Ayah mengatupkan sepasang mataku dengan selembar
dongeng yang entah dari mana ayah pernah mempela-
jarinya dan ia selalu menceritakan sesuatu yang selalu
bertentangan dengan apa yang diajarkan guruku yang
pernah bercerita kepadaku soal peri yang memiliki s-
epasang sayap untuk terbang, dan ayahku mencerita-
kan seekor peri yang belajar terbang “tak semua kehi-
dupan mesti sesuai harapan” kata ayah saat mengakiri
ceritanya seperti halnya ketika ia mengawali ceritanya
dengan “anuju ing sawijing dina”nya.
Malang, 2006
Kehidupan berawal dari sebuah dongeng
Pada suatu hari ada seorang anak yang minta cerita kepada
neneknya, lalu neneknya mulai bercerita, pada suatu hari ada
seorang janda yang menidurkan anaknya, lalu janda itu bercerita
bahwa suatu hari ada seekor harimau yang bercerita kepada
bayinya mengenai seorang pemburu, harimau itu bercerita
bahwa kehidupan ini dimulai pada suatu hari
Malang, 2006
Pengajaran Bahasa yang Kreatif
Pengajaran Bahasa yang Kreatif
Kunci sukses pengajaran bukan terletak pada kecanggihan kurikulum atau kelengkapan fasilitas sekolah, melainkan bagaimana kredibilitas seorang guru di dalam mengatur dan memanfaatkan mediator yang ada di dalam kelas.
Pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa. Hal ini disebabkan pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Guna mewujudkan tujuan di atas diperlukan usaha yang keras dari masyarakat maupun pemerintah. Masyarakat Indonesia dengan laju pembangunannya masih menghadapi masalah berat, terutama berkaitan dengan kualitas, relevansi, dan efisiensi pendidikan.
Departemen Pendidikan Nasional sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan dan telah melakukan pembaharuan sistem pendidikan. Usaha tersebut antara lain adalah penyempurnaan kurikulum, perbaikan sarana dan prasarana, serta peningkatan kualitas tenaga pengajar.
Dalam pengajaran atau proses belajar mengajar guru memegang peran sebagai sutradara sekaligus aktor. Artinya, pada gurulah tugas dan tanggung jawab merencanakan dan melaksanakan pengajaran di sekolah. Guru sebagai tenaga profesional harus memiliki sejumlah kemampuan mengaplikasikan berbagai teori belajar dalam bidang pengajaran, kemampuan memilih dan menerapkan metode pengajaran yang efektif dan efisien, kemampuan melibatkan siswa berpartisipasi aktif, dan kemampuan membuat suasana belajar yang menunjang tercapainya tujuan pendidikan.
Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang mempunyai peranan yang penting dalam dunia pendidikan. Secara umum tujuan pembelajaran bahasa Indonesia adalah sebagai berikut: (1) Siswa menghargai dan membanggakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan (nasional) dan bahasa Negara, (2) Siswa memahami bahasa Indonesia dari segi bentuk, makna, dan fungsi, serta menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk bermacam-macam tujuan, keperluan, dan keadaan, (3) Siswa memiliki kemampuan menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual, kematangan emosional, dan kematangan sosial. (4) Siswa memiliki disiplin dalam berpikir dan berbahasa (berbicara dan menulis), (5) Siswa mampu menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk mengembangkan kepribadian, memperluas wawasan kehidupan, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa, (6) Siswa menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.
Untuk meningkatkan mutu penggunaan bahasa Indonesia, pengajarannya dilakukan sejak dini, yakni mulai dari sekolah dasar yang nantinya digunakan sebagai landasan untuk jenjang yang lebih lanjut. Pembelajaran bahasa Indonesia ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi dengan bahasa Indonesia. Penguasaan bahasa Indonesia yang baik dapat diketahui dari standar kompetensi yang meliputi, membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan (menyimak).
Cergam, salah satu media pengajaran menulis
Menulis merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam seluruh proses belajar yang dialami siswa selama menuntut ilmu di sekolah. Menulis memerlukan keterampilan karena diperlukan latihan-latihan yang berkelanjutan dan terus menerus (Dawson, dkk, dalam Nurchasanah 1997:68). Pembelajaran keterampilan menulis pada jenjang Sekolah Dasar merupakan landasan untuk jenjang yang lebih tinggi nantinya. Siswa Sekolah Dasar diharapkan dapat menyerap aspek-aspek dasar dari keterampilan menulis guna menjadi bekal ke jenjang lebih tinggi. Sehingga, pembelajaran ketrampilan menulis di Sekolah Dasar berfungsi sebagai landasan untuk latihan keterampilan menulis ke jenjang pembelajaran sekolah sesudahnya nanti. Dengan banyaknya latihan pembelajaran menulis, diharapkan dapat membangun keterampilan menulis siswa lebih meningkat lagi.
Tujuan yang diharapkan dalam pembelajaran menulis adalah agar siswa mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, dan pengetahuan secara tertulis serta memiliki kegemaran menulis (Depdikbud, 1994). Dengan keterampilan menulis yang dimiliki, siswa dapat mengembangkan kreativitas dan dapat mempergunakan bahasa sebagai sarana menyalurkan kreativitasnya dalam kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran keterampilan menulis memiliki berbagai macam bentuk. Salah satunya adalah ketrampilan menulis karangan. Dalam pembelajaran menulis, diharapkan siswa tidak hanya dapat mengembangkan kemampuan membuat karangan namun juga diperlukan kecermatan untuk membuat argumen, memiliki kemampuan untuk menuangkan ide atau gagasan dengan cara membuat karangan yang menarik untuk dibaca. Di antaranya mereka harus dapat menyusun dan menghubungkan antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain sehingga menjadi karangan yang utuh.
Media pembelajaran merupakan wahana penyalur atau wadah pesan pembelajaran. Media pembelajaran mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses belajar mengajar. Disamping dapat menarik perhatian siswa, media pembelajaran juga dapat menyampaikan pesan yang ingin disampaikan dalam setiap mata pelajaran. Dalam penerapan pembelajaran di sekolah, guru dapat menciptakan suasana belajar yang menarik perhatian dengan memanfaatkan media pembelajaran yang kreatif, inovatif dan variatif, sehingga pembelajaran dapat berlangsung dengan mengoptimalkan proses dan berorientasi pada prestasi belajar.
Secara umum, menggunakan media cergam sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi siswa dalam pembelajaran menulis.
Secara khusus, penggunaan cergam sebagai media adalah sebagai berikut: (1) dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun cerita berdasarkan rangkaian gambar secara urut sehingga menjadi karangan narasi yang utuh, (2) dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memadukan kalimat menjadi karangan narasi yang padu dengan menggunakan kata sambung yang tepat, dan (3) dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan ejaan dan tanda baca secara benar dalam karangan narasi
Terakhir, mari kita sebagai guru bahasa Indonesia hendaknya mengajarkan pembelajaran di kelas menjadi lebih menarik dan kreatif agar siswa bertendensi untuk mengikuti pelajaran secara aktif. Itulah kunci sukses pengajaran. Bukan terletak pada kecanggihan kurikulum, melainkan bagaimana kredibilitas seorang guru di dalam mengatur dan memanfaatkan mediator yang ada di dalam kelas.
Ari Wijayanti
Mahasiswi Universitas Negeri Malang
Tulisan ini disusun berdasarkan penelitian penulis yang berjudul
“Media Cergam Sebagai Peningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Narasi Siswa Kelas III SD Negeri Blitar Tahun Ajaran 2006/2007”
Sayembara Menulis untuk Perdamaian Aceh
Sayembara Menulis untuk Perdamaian Aceh
diambil dari www.tikarpandan.com
SAYEMBARA MENULIS
UNTUK PERDAMAIAN ACEH
KATEGORI
Lomba Menulis Puisi untuk Pelajar ¤ Lomba Menulis Cerita Pendek untuk Pelajar
Lomba Menulis Esai untuk Mahasiswa ¤ Lomba Menulis Puisi untuk Mahasiswa
Lomba Menulis Cerita Pendek untuk Mahasiswa ¤ Lomba Menulis Novel untuk Umum
Lomba Menulis Naskah Sandiwara Radio untuk Umum
KEBEBASAN
Naskah dapat ditulis tangan, mesin tik atau komputer ¤ Jumlah halaman bebas
Kategori umum bisa diikuti oleh Pelajar dan Mahasiswa ¤ Boleh mengirimkan lebih dari satu judul/naskah tulisan untuk satu jenis lomba
TEMA BESAR (bukan judul)
UNTUK SELURUH KATEGORI
“PERDAMAIAN ACEH MENURUT SAYA”
SYARAT
Naskah fotocopi rangkap tiga ¤ Puisi minimal 3 judul
Fotocopi identitas diri untuk menerangkan kategori ¤ Cantumkan kategori yang dipilih di sudut kanan naskah ¤ Naskah paling lambat diterima tanggal 31 Oktober 2006 (cap pos)
¤ Khusus untuk warga yang menetap/ tinggal di Aceh
LAIN-LAIN
Pengumuman pemenang diiklankan di 3 media massa Aceh tanggal 15 November 2006
Naskah 30 orang pemenang (puisi, cerpen dan esai) dan novel pemenang pertama akan diterbitkan
SEGERA
Kirim naskah anda ke: Toko Buku Dôkarim, Jalan T. Iskandar 315, Kampung Lam Geulumpang, Ulee Kareng – Banda Aceh. Keterangan lebih lanjut sila hubungi Trisfayani: Hp. 0813 7730 7583, 0858 3401 4340 atau www.tikarpandan.com
DIPERMAKLUMKAN PULA OLEH DÔKARIM SIKAWAN
Liga Kebudayaan Tikar Pandan ¤ Toko Buku Dôkarim ¤ Metamorfosa Institute ¤ Jurnal Kebudayaan Gelombang Baru ¤ TV Eng Ong ¤ Aneuk Mulieng Printing
Karena menulis itu sehat maka…
TOTAL HADIAH 56 JUTA!
SASTRA KORAN, 2 OKTOBER 2006
Cerpen
1. Seputar Indonesia : Dua Wanita oleh M. Arman AZ
2. Malang Pos : Seuntai Kenangan oleh Ari Wijayanti
3. Suara pembaruan : Telepon oleh Avi Basuki
4. Riau Pos : Yoknapatawpha oleh Hasan Junus
5. Media Indonesia : Litmuss Lozenge(i) oleh Ucu Agustin
6. Jawa Pos : Sri Tanjung-Jaya Prana Cerpen Raudal Tanjung Banua
Puisi
- Puisi-puisi Ala Roa (sumenep) di Seputar Indonesia
- Suara Pembaharuan, puisi-puisi Lukman Asya



