pada dinding yang kulukis sepi,
pada aksara yang kau bimbing tanganku,
menuliskan pada selembar kertas
yang sebelumnya tak kuketahui,
kau ajarkan kepadaku
mengeja hingga membaca
larik-larik kalimat
untuk memahami dirimu
perempuan
Kekata Lubis Grafura:
Suatu saat aku musti mati, tapi tulisanku akan menjadi mantra untuk membangkitkanku kembali!