ARTIKEL: Menembus Sastra Koran

Menembus Kolom Cerpen pada

Sebuah Media Bukanlah Hal Sulit

Lubis Grafura

M

elainkan sesuatu yang sangat sulit! Hal ini bukan berarti bahwa menembus media massa tidak mungkin dilakukan. Banyak hal yang musti kita lakukan dan diketahui sebelum kita mengirimkan karya (naskah cerpen) ke sebuah media massa.

Di Indonesia, media dapat dibedakan atas media massa (bisa berupa cetak) atau media elektronik (media on line, tv, radio). Tidak kesemua media tersebut menyajaikan rubrik/kolom/acara yang berkenaan dengan sastra. Beberapa tahun yang lalu beberapa radio banyak menyiarkan acara-acara dongeng (cerbung). Sampai saat ini, sepertinya sudah tidak dapat kita jumpai lagi. Mungkin di beberapa pelosok desa masih bisa kita temui acara-acara atersebut.

Media massa di Indonesia, kalau saya boleh memetakan menurut pandangan saya, ada dua macam. Kedua media tersebut adalah media lokal/daerah dan median nasional. Sesuai dengan tempat, berita, dan persebarannya, maka media lokal adalah media yang tempat, berita, dan persebarannya hanya terbatas pada daerah (lokalitas) tertentu. Tentu saja media nasional adalah media yang persebaran hingga beritanya mencakup wilayah daerah dan wilayah nasional.

Sering dari kita mengirimkan naskah cerpen ke sebuah media tertentu, tapi setelah kita tunggu beberapa saat, naskah kita tidak pernah muncul.Apalagi sering kita lihat bahwa nama-nama yang muncul (dalam intensitas keseringan) adalah itu-itu saja. Apakah si editor hanya memilih naskah-naskah dari penulis yang sudah terkenal, dan melupakan kita sebagai penulis pemula? Jika kita ber-suudzon seperti itu, saya rasa sah saja, dan rasa keputusasaan semacam itu sudah melikupi para penulis seperti kita.

Tapi jangan kuatir, setelah mengetahui beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengirimkan sebuah karya, mungkin kita baru merasa “O, ternyata begitu caranya…” dan mencoba untuk berfikir positif kepada si editor, pun media yang kita kirimi naskah.

Teknis Mengirim Cerpen dengan e-mail

Beruntunglah kita (baca: bersyukur) bahwa kita lahir dan hidup ketika internet sudah diciptakan. Mungkin jika orang-orang zaman batu hidup kembali tentu akan merasa iri dengan kita.

Ada dua jalur dalam pengiriman cerpen, yaitu dengan pos dan dengan internet. Jalur pertama, sepertinya sudah tidak ideal lagi. Berbeda dengan Umar Kayam, yang katanya beliau justru tidak mau menggunakan e-mail, tetapi ia mengirimkan naskhanya lewat pos dan naskahnya berupa ketikan manual. Jika ada yang salah, beliau tipe-x dan diganti dengan bolpoin. Tapi, media tersebut meloloskan karyanya kenapa kita tidak?

Seharusnya kita memang tidak membandingkan diri kita dengan beliau!

Jalur kedua dirasa lebih sangat efisien. Kita tidak perlu repot-repot pergi ke kantor pos, dan menunggu beberapa hari untuk sampai. Cukuplah kita hanya kirim saja ke e-mail media yang kita tuju. Jika ada tulsian Your massage has succesfuly send berarti sudah sampai.

Si editor pun akan lebih mudah untuk melakukan transfer ke progaram lay out, dan dengan jalur kedua ini (biasanya) yang lebih mendapatkan perhatian si editor.

Beberapa hal yang perlu diketahui dalam mengirim naskah dengan e-mail:

  1. Jangan lupa menuliskan subjek di e mail

Contohnya:

Subjek: Cerpen-Lelaki yang Menangkap Rembulan

  1. Buatlah kata pengantar di badan e-mail

Kata pengantar dapat berisi data kualifikasi diri, prestasi, organisasi-organisasi yang pernah diikuti (usahakan komunitas sastra, baik teater/penulisan)

  1. Letakkan naskah di dalam attachment file.

Jika Anda memakai yahoo (dan ini direkomendasikan, karena ada virus scanner­-nya) maka data akan lebih aman. Kerugiannya, biasanya agak lama. Jika memakai mail city atau lycos biasanya lebih cepat, namun tingkat keamanannya tidak seoptimal yahoo. Pemakaian plasa kurang disarankan, oleh karena kebiasaan error pada operator. Kelebihan dari plasa ini adalah cepat dan ada pemberitaan untuk naskah yang sudah dibaca (delivered report)

Memahami Karakter Media

Ini merupakan hal penting yang tidak bisa ditinggalkan. Penguasaan pemahaman kita terhadap karakter koran mempengaruhi dimuat atau tidak karya kita. Berikut adalah alamat sekaligus karakter beberapa media di Indonesia:

1. http://www.suaramerdeka.com/

· Kurang lebih 12.494 (with character)

· Tema bebas, tidak terikat lokalitas, atau religiunalitas

· E-mail : rep@suaramerdeka.com

2. http://www.suarakarya-online.com/

· Kurang lebih 10.073 (with character)

· Tema bebas, lokalitas tampak kental di beberapa naskah, tidak tampak religionalitas.

· E- mail: –

3. http://www.balipost.co.id/

· Kurang lebih 7.868 (with character)

· Tema lokalitas, religiunalitas (tertentu), tema bebas (seluk beluk Bali)

· E-mail: –

4. http://www.suarapembaruan.com/

· Kurang lebih 9768 (with character)

· Tema bebas, religiunalitas tidak terlalu kentara,

· E-mail: koransp@suarapembaruan.com

5. http://www.sriwijayapos.com

· dengan karakter

· Tema bebas, tetapi lebih condong ke kritik pemerintahan

· E-mail: sripo@persda.co.id, sripo@mdp.net.id dan sriwijayapost@yahoo.com

6. http://www.republika.co.id

· Tidak lebih dari 9.000 karakter

· Tema: lokalitas, dan religiunalitas (Islam-nasional)

· Email: sekretariat@republika.co.id

7. http://www.kompas.ci.id

· Tidak lebih dari 16.000 karakter

· Tema: bebas, lebih codong ke diskripsi cerita, gaya cerita (baik eksperimen atau konvensional)

· Email: KCM@kompas.co.ic

Sebenarnya masih banyak lagi alamat-alamat koran yang lain, tetapi silakan klik sendiri di http://www.duta-masyarakat.com di bagian bawah nanti akan ada alamat situs koran di seluruh nusantara.

Jadi, dengan mengetahui karakter masing-masing media, diharapkan jika mengirimkan naskah tidak lagi asal-asalan. Berikut beberapa situs penting yang dapat membantu kita dalam mencari lomba/informasi tentang kepenulisan:

  1. http://www.penulislepas.com

Situs ini berisi tentang agenda budaya lomba, artikel, tips menulis, berita, profil tokoh, informasi budaya, dsb.

  1. http://www.ceritakita.com

Situs cerita remaja, bagi yang masuk selektif akan mendapatkan honor

Rp 300.000,00. Editor dalam media ini terdiri dari sastrwan-sastrawan nasional Indoanesia, termasuk Seno Gumira Ajidharma.

  1. http://www.blogfam.com

Selain mendapatkan banner (situs pribadi) kita juga sering dikirimi info-info lomba kepenulisan lewat e-mail

  1. http://bengkel-imaji/yahoo.com

Tempat diskusi dan bertukar informasi untuk dunia sastra.

Antara Kecewa dan Menulis sebagai Profesi

Kita manusia yang tak luput dari rasa kecewa. Setiap orang akan mengalami itu. Pun dalam menulis, kita boleh kecewa, tetapi jangan sekali-kali untuk berputusasa. Ingatlah bahwa “hidup adalah eskalator. Kadang naik dan kadang ke bawah. Tetapi, jika dalam keadaan di bawah, jangan sekali-kali tinggalkan hidup Anda.”

Pernyataan tersebut diucapkan oleh salah seorang penulis dari Inggris (semoga saya tidak salah) dan parahnya lagi saya lupa siapa penulis itu. Jangan lupa untuk mengikuti komunitas-komunitas kepenulisan yang berada di sekitar kita. Hal ini dikarenakan oleh terbatasnya informasi yang kita miliki, maka apa salahnya jika bergabung dengan mereka.

Di Malang banyak sekali komunitas tersebut, misalnya Bengkel Imaji Malang, FLP Malang, Diskusi Pelangi (di tempat Mbak Ratna Indraswari Ibrahim), Malam 28 (di Sriwijaya, setiap tanggal 28) atau biasa disebut dengan Kampung Budaya, Ngopi Sastra (dirintis oleh teman-teman Unit Kegiatan Mahasiswa Penulis UM), dsb.

Apabila ada yang berkata bahwa menulis sebagai profesi adalah suatu hal yang tidak mustahil. Banyak para penulis yang menggantungkan hidup mereka pada tulisan. Sebut saja Aris Kurniawan, seorang penulis cerpen yang tinggal di Jakarta. Hamsad Rangkuti, yang mengaku kepada saya, bahwa dia tidak pernah bekerja selain menulis.

Saya sempat mendapatkan bocoran, dari beberapa sastrawan bahwa di Jawa Pos honor untuk kepenulisan adalah Rp 600.000,00 dan jika Anda mampu ke Kompas, mungkin sekarang sudah mencapai Rp 1.100.000,00 untuk setiap karyanya. Belum lagi jika Anda mengirimkan ke koran-koran lain semacam Suara pembaharuan atau Suara Karya.

Tidak suah muluk-muluk terlebih dahulu. Kita sebagai mahasiswa mari kita coba sesuatu yang lebih dekat dengan kita terlebih dahulu. Kita memiliki Malang Pos yang tiap Minggu menyediakan kolom cerpen untuk kita. Kirim saja karya kita ke mpost03@yahoo.com dan jika karya kita dimuat, kita tidak akan dapat apa-apa.

Namun, jangan kuatir, fotokopi saja naskah itu sebanyak tujuh halaman, kemudian berikan ke Humas di A2 dan tiga hari datanglah ke Subag Keuangan. Jadi, traktir saya jika sudah mendapatkan uang Rp 100.000,00 dari sana!

Semoga uraian yang semacam materi ini bisa bermanfaat. Jika ada pertanyaan, atau mau sharing kirimkan saja email ke : lub_hi@yahoo.com atau lubis_friends@mailcity.com

Beberapa rekomendasi email sastarwan dan media lain:


ampuh@serambinews.com

ariemetro@yahoo.com

aris_kurniawanisme@yahoo.com

asri.kusumawati@feminagroup.com

editor@jawapos.com

erotikata@hotmail.com

gustfsakai@yahoo.com

jurnalcerita@yahoo.com

ktminggu@tempo.co.id

lampostminggu@yahoo.com

listing@djakarta.com

mariana@jurnalperempuan.com

matranet@rad.net.id

matranet@rad.net.id

opini@kompas.com

raudaltb@yahoo.com

redaksi@matabaca.com

redaksi@seputarindonesia.com

redaksi@sinarharapan.com

redaksi@suarakarya-online.com

redaksisripo@yahoo.com

sastra@suarapembaharuan.com

satelitnews@yahoo.com

satmokobs@hotmail.com

sautisitumorang@yahoo.com

soni@pikiran-rakyat.com

soni@pikirarakyat.com

surya1@padinet.com

tifa@mediaindonesia.com

widabdg@seputarindonesia.com

24 Komentar »

  1. DH Devita Said:

    minta ijin untuk mengutip beberapa hal penting dari artikel ini ya. insyaallah akan dimasukkan dalam modul pelatihan Forum Lingkar Pena (FLP) cabang Sangatta, Kutim, tentu dengan menyertakan sumbernya. terima kasih.

  2. anny Said:

    thx atas infonya yaa…cayo!!!

  3. arsyad Said:

    infonya bagus sekali…..thank ya.

  4. arsyad Said:

    o..iya..klo bisa pake tip cara pengirimannya.

  5. Indar Said:

    Thanks banyak! So informatif buat pemula seperti saya.

  6. Akmal MR Said:

    Mas….thanks banget atas infonya.. mudah-mudahan kali ini saya bisa menembus kebuntuan yang saya alami selama ini..

    salam

    Akmal MR
    http://aamovi.wordpress.com

  7. akbar Said:

    terima kasih banyak!

  8. RAHMA Said:

    informasinya….. SANGAT BERGUNA BAGI SAYA
    Namun apabila pada kata pengantar tdk disertakan prestasi dan organisasi sastra dsb.. apakah ikut di perhitungkan dalam penilaian para redaktur koran????? Jujur saya belum memiliki prestasi yang cukup di banggakan…!

    Dan, apakah pelajar smp seperti saya juga dapat diperhitungkan dalam sastra koran atau naskah saya langsung di buang begitu saja….!!!!

    N THX B’4…..

  9. M. Rasyid Nur Said:

    Pertama kali saya merayau di situs ini. Sungguh nikmat dan banyak yang dapat disantap. Karena kesibukan tugas sebagai ‘kuli pemerintah’ barangkali saya seperti kehabisan masa untuk belajar lagi membuat karya sastra (seperti cerpen). Tapi situs ini akan saya coba jelajah lagi nanti biar bertunas lagi hobi membaca dan menulis karya sastra. Kini umur memang terasa sudah tua. Tapi tak apalah. Sabas!!

  10. vin Said:

    thanx banget infox mas.🙂

  11. Fachrurrozi Said:

    Duh…terima kaih banget…..saya masih bingung….saya pengen banget gabung sama komunitas sastra dan sejenisnya…..tapi saya gak tahu gimana cara gabungnya…..lewat internet bisa gak gabungnya……atau langsung datang ke kantor organisasi mereka??…..duh bingung banget…….Tolong dijelasin ya…….Kalo bisa,,,kirim aja penjelasannya ke – e-mail saya……TERIMA KASIH….

  12. Arum Said:

    makasih banget share infonya….

  13. mif Said:

    thx ya ats infonya…
    Q adlah slah seorang yang suka bagtz nulis cerpen… tema cerpen Q umumnya dewasa…
    Wah, wah, pokoke thx ya.
    gpp khan Q paste Q blog Q…..
    bka ya…

  14. singgah sejenak mencari hikmah. Banyak hal yang di dapat dari sini. Semoga bisa mengantarkan ke arah yang lebih maju.
    Barangkali kalau berkenan, boleh singgah di Ruang Jeda. Kritik yang paling pedas pun akan sangat berarti. Kira2 dr tulisan itu apa yang menjadi kekurangan menurut bang Lubis Grafura.
    Terimakasih sebelumnya.

  15. iin syah Said:

    Wah infonya bener2 oke, ini yg saya cari2, makasih ya,…🙂

  16. peni Said:

    matur nuwun kang mas….

  17. thoenk Said:

    mohon ijin untuk mengutip, semata tuk berbagi juga.

  18. ceria Said:

    kalau email jawa pos ada nggak? termksih sblumny.

  19. ceria haeti Said:

    kalau email jawa pos ada nggak? mksih seblumnya.

  20. dinan Said:

    wah infomasinya bagus, izin copas ya?

  21. fajar Said:

    terima kasih infonya,,

  22. destri Said:

    makasih bgt atas infonya… saya juga lagi belajar nyastra…hehehe… (salam ala sastra!!!)

  23. Sisil na Said:

    haduuhh…ke mana aja sya slama ini…syukron jazila atas infonya..kalau blh tanya alamat resmi bengkel imajinasi sastra dimana ya?

  24. Nova Titi S Said:

    Trimaksihh atas info/ tips nya ^0^, sangat bermanfaat buat saya, oia saya sering menulis di blog dan saya berniat untuk mulai menulis cerpen2 yang mungkin bisa memberi motivasi juga , terimksihh,,^0^


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: