Pengumuman Lomba CWI 2006 dan Memori CWI 2005

Pengumuman Lomba CWI 2006 dan Memori CWI 2005

 

Tahun kemarin, CWI 2005 dimenangkan oleh Wa Oda Wulan Ratna lewat La Rundumanya, lantas saya numpang tiga cerpen Perempuan Dilarang Menangis, Aku Cantik!, dan Lilin yang Tak Pernah Padam. Tahun ini saya terpaksa “pensiun” untuk masuk ke dalam antologi lagi. Tapi, saya sudah cukup bersyukur karena sudah menemukan Bang Aris, Abid, Wa Oda, Dian, Denny Prabowo, sekaligus Mukhlis yang sering datang ke kos, tak Lupa juga M. Batu bara, Koko, Jengki, dan cerpennya Orang Meru yang kemarin muncul di Jawa Pos, dan semuanya yang tak bisa saya sebut satu per satu. Ohya, Tyas kamu kok nggak ada kabar sama sekali?

 

Pada tahun 2005 kemarin banyak pihak yang tidak puas, dan sekarang kayaknya jumlah orang tidak puas itu makin bertambah deh. Tapi yang namanya lomba tentunya pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Untuk yang terakhir, itu yang saya dapat di CWI tahun 2006.

 

Saya dapat SMS dari Bang Denny Prabowo kalau CWI tahun 2006 ini tidak ada workshop ke Jakarta lagi. Apalagi di dukung dengan adanya tak keikutsertaan Bang Maman Mahayana dan Hamsad Rangkuti dalam penjurian. Entah karena alasan apa. Berkali-kali saya search di Google dan cari di Koran kok tidak menemukan pengumuman lomba CWI 2006. Entah karena apa. Mungkin saja panitianya sedang sangat amat suibuuuk sekali. Hai, Halo Hudan Hidayat? Senang bertatap muka dengan kamu di CWI 2005.

 

Akhirnya, Bang Abid dengan senang hati memposting tiga besar juara CWI tahun 2006 ke blog saya. Berikut nama-namanya:

  1. Juara Satu M. Badri (Bogor)
  2. Zizi (Malang) hayo traktir, kalau nggak tak doain jelek lho
  3. Bang Abid sendiri deh…(Jogja) selamat ya Bang Abid. Traktir dong….?

 

Usut punya usut lagi, ke-27 juara yang lainnya juga masih misteri. Di internet kok belum ada ya. Tetapi saya sudah mendapatkan informasi dari salah satu rekan saya yang bernama Hefi mengatakan bahwa ke-27 juara yang lainnya itu ternyata di SMS untuk dimintai alamat rumah guna proses pengiriman buku antologi CWI tahun 2006. Nah, untungnya (?) saya tidak mendapatkan SMS tersebut. Adakah diantara Anda yang mendapatkan SMS tersebut? Kalau jawabannya “ya” berarti Anda menjadi salah satu pemenangnya. Satu bocoran lagi, kalau ternyata dari salah satu ke-27 nominator tersebut adalah adik kelas saya sendiri…. J yang tak lain dan tak bukan adalah mahasiswi Universitas Negeri Malang (UM).

 

Oke deh, salam buat teman-teman CWI 2005 dan terus berkarya. Semoga pengumuman ini bermanfaat buat teman-teman yang selama ini search di Google dan tak mendapatkan informasi tentang CWI 2006.

 

Lubis Gitu Loch

 

Iklan

1 Komentar »

  1. Si Pemimpi Said:

    kang lubis, itu hudan hidayat di multiply-ku, sampean seneni, lapo kok gak ngadakno workshop maneh :D..


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: