Curhat: Bulan-bulan Kegelisahan dan STRESS stadium Sat

Betapa tidak, kerjaanku setiap hari adalah ngajar, pulang, buat prediksi, pemasaran, ngajar, ke kampus, pulang, buat prediksi, ngajar lagi dan begitulah siklus kehidupan saya. Namun, di sela-sela kebosanan hidup itu Hudi dan Fani tadi malam mengajakku berbincang masalah kehidupan “kejawen” untuk cerpen saya. Kalau nggak gitu pacarku setia sekali mendengarkan rencana-rencana novelku. Tapi, masih bosan deh.

 

Apalagi skriopsi yang harus segera selesai, tapi tak kunjung selesai-selesai. Puny aide banyak tapi fisikku tidak bisa diajak kompromi untuk menulis naskah. Lantas, saya hanya ngopi sambil main gitar. Termenung seperti orang edan.

 

Selain itu aku juga termenung dengan jalan hidup yang sudah aku tempuh. Hidup memang tak pernah bahagia kalau kita selalu berkata “andaikan” atau “seumpama” Dan aku tak tahu harus bagaimana. So, aku hanya bisa menangis saat berdoa dan bersimpuh di hadapan ibuku sambil berkata “ibu, aku molor satu semester lagi”

 

Betapa bahagianya aku J

 

 

Lubis Grafura, Gitcu!

2 Komentar »

  1. nobita Said:

    peh….u saiki wis melesat. oke banget deh.
    so, tolonglah temanmu yang imut n lucu ini agar tak duduk ditempat sampek kalapen eh kapalen.

  2. djizu Said:

    kikikkikikikikikikikik..reti ra obate setress biz, turu..sedino ..uenak puol!!!


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: