Nabi Muhamad dalam Pandangan Agama-Agama Terdahulu

Nabi Muhamad dalam Pandangan Agama-Agama Terdahulu

Diambil secara mentah dari http://indonesian.irib.ir/perspektif/2007/02februari/nabi.htm

Berbagai sumber ilmu kalam dan filsafat menyebutkan banyak dalil dan bukti kebenaran nubuwwah atau kenabian Muhammad SAWW. Di antara argument terpenting ini, dalam pandangan ulama dan cendekiawan muslimin, ialah kesaksian para Nabi terdahulu dan ulama serta tokoh masyarakat zaman lalu, demikian pula ulama Ahli Kitab, berkenaan dengan risalah dan nubuwwah Muhammad SAWW. Dalam acara kita kali ini kita akan berusaha mempelajari ucapan para Nabi dan ulama di kalangan umat terdahulu berkenaan dengan Nabi Besar Muhammad SAWW.

            Al-Quranul karim mengatakan:

 

الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِندَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالإِنْجِيلِ

“Orang-orang yang mengikuti Rasulk ini, Nabi yang Ummi, yang mereka dapatkan namanya tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada pada mereka.” (Al-A’raf 157).

Dalam pandangan Al-Quranul Karim, kaum dan para Nabi terdahulu berkewajiban beriman kepada risalah Nabi Besar Muhammad SAWW, dan Allah swt telah mengambil perjanjian tegas dengan mereka semua bahwa jika Nabi tersebut lahir dan muncul dengan risalahnya, maka mereka harus beriman dan menerima ajaran yang ia bawa. Berkenaan dengan perjanjian yang Allah berikan kepda para Nabi terdahulu ini, Allah swt berfirman dalam Al-Quran:

 

وَإِذْ أَخَذَ اللّهُ مِيثَاقَ النَّبِيِّيْنَ لَمَا آتَيْتُكُم مِّن كِتَابٍ وَحِكْمَةٍ ثُمَّ جَاءكُمْ رَسُولٌ مُّصَدِّقٌ لِّمَا مَعَكُمْ لَتُؤْمِنُنَّ بِهِ وَلَتَنصُرُنَّهُ قَالَ أَأَقْرَرْتُمْ وَأَخَذْتُمْ عَلَى ذَلِكُمْ إِصْرِي قَالُواْ أَقْرَرْنَا قَالَ فَاشْهَدُواْ وَأَنَاْ مَعَكُم مِّنَ الشَّاهِدِينَ

 

Yang artinya, “Dan ingatlah ketika Allah mengambil perjanjian dengan para Nabi bahwa semua Kitab dan hikmah yang Aku berikan kepada kalian, kemudian datang kepada kalian seorang utusan yang membenarkan apa yang ada pada kalian, maka kalian harus beriman kepadanya dan membantunya.” Kemudian Allah berkata, “Apakah kalian berikrar dan menerima perjanjian-Ku berkenaan dengan masalah ini?” Mereka menjawab, “Kami berikrar.” Lalu Allah berkata, “Maka saksikanlah, dan Aku bersama kalian ikut pula menyaksikan.”

Tampak sekali dari gaya bahasa dalam Ayat tersebut bahwa perjanjian yang Allah buat dengan para Nabi terdahulu ini sangat tegas dan ketat; bahwa mereka akan beriman dan membantu Nabi yang dijanjikan ini, yang tak lain adalah Nabi Besar Muhammad SAWW. Pada hakekatnya, Rasul Allah Muhammad SAWW adalah Nabi penutup, yang paling tinggi dan pemimpin  semua Nabi dan Rasul. Berdasarkan berbagai riwayat terpercaya, di akherat pun seluruh umat bersama para Nabinya akan bergabung di bawah bendera Islam. Sangat dikenal kisah tentang isra’ dan mi’raj, dimana ketika Nabi Muhammad SAWW tiba di Masjid Al-Aqsha, beliau bertemu dengan para Nabi besar terdahulu, termasuk Nabi Ibrahim, Musa, dan Isa alaihimussalam. Kemudian mereka melakukan salat berjamaah dimana Rasul Allah Muhammad SAWW tampil sebagai imam dan mereka semua bermakmum kepada beliau.

Imam Ali as juga pernah berkata, “Allah swt tidak pernah mengutus seorang Nabi pun, sejak Adam hingga Isa as, kecuali mengambil perjanjian dengannya bahwa jika ia bertemu dengan Nabi terakhir, maka ia dan semua pengikutnya harus beriman kepadanya dan membantunya.” Pada saat Nabi Ibrahim as membangun Ka’bah di Makkah, beliau berdoa dan bermunajat kepada Allah. Dalam doa dan munajatnya ini, beliau menyinggung tentang Nabi Besar Muhammad SAWW, sebagaimana diceritakan dalam Al-Quran, Surat Al-Baqarah Ayat 129, yang artinya, “Ya Allah, utuslah kepada mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan Ayat-Ayat-Mu kepada mereka, dan mengajarkan Al-Kitab dan hikmah serta mebersihkan mereka. Sesungguhnya Engkau Maha Agung dan Maha Bijaksana.”

Dalam berbagai kitab sejarah disebutkan seorang bernama Ka’ab bin Ghalib, salah seorang alim dari Ahli Kitab, yang hidup dimasa sebelum kelahiran Nabi Besar Muhammad SAWW. Dikatakan bahwa dia ini memiliki pengetahuan luas tentang ajaran tauhid Nabi Ibrahim as, juga Nabi Musa dan Isa as. Dia membaca kitab-kitab dan mempelajari ajaran-ajaran para Nabi Besar tersebut, termasuk yang berkenaan dengan berita tentang kedatangan seorang Nabi akhir zaman, dan penutup segala Nabi dan Rasul. Karena mempelajari kitab-kitab para Nabi terdahulu itulah, ia juga menyatakan beriman kepada Nabi terakhir ini, padahal Nabi tersebut belum lahir ke dunia. Kisah tentang Ka’ab bin Ghalib ini dapat dibaca dalam kitab Subulul Huda war Rasyaad, jilid satu halaman 96, juga kitab Hayaatul Quluub, tulisan Allamah Majlisi, jilid 2 halaman 62.

Hampir mirip dengan kisah Ka’ab bin Ghalib ini, ialah kisah tentang Rahib Bukhaira, yang melihat Rasul Allah SAWW ketika masih kecil. Rahib Bukhaira adalah seorang yang selalu menunggu dan menanti kedatangan seorang Nabi yang ia ketahui dari Kitab-Kitab suci para Nabi terdahulu, bahwa ia akan datang di salah satu tempat di jazirah Arab. Ciri-ciri fisik dan sifat-sifat serta perangai Nabi terakhir ini pun ia pelajari dania hafal dengan baik.

30 Komentar »

  1. Aduh, kok nggak keliatan tulisannya, ya. Jadi agak2 males bacanya…

    • hamba allah Said:

      maha besar Allah.. tuhan semesta alam….

  2. Kalo sekarang, sudah keliatan. ternyata loading-nye yang lame…

  3. bootdir Said:

    Mas, gimana caranya nulis huruf arab di wordpress?

  4. rian Said:

    maha suci alloh yang menguasai dunia akhirat

  5. wahyu dwi suryanto Said:

    Tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusanNya!!

  6. ryan Said:

    Kalau bisa sich…….Bikin Pembaca tertarik sama tampilan sitenya dulu baru setelah itu tulisannya……Makasih atas perhatiannya

  7. ari Said:

    tolong kalau bisa tunjukkan ayat-ayat dari kitab-kitab suci Yahudi dan nasarani yang mendukung bahwa sang Nabi Muhamad memang benar-benar nabi terakhir. hingga banyak yang jadi semakin yakin bahwa Beliau benar benar utusan Allah. Jangan dari satu pihak saja. (Al Quran)

  8. pulung ok Said:

    masak belum kelihatan di ayat mana yang memuat nabi terakir di kitabnya orang kristen entah kitab yang manapun,tolong bantu di kitab mana dan ayat mana atau apalah seperti kita menunjuk alamat rt dan rw serta jalan dan no yang lengkap begitu ,bantu ya kalau memang ada .

    • Godril Said:

      Ya sulit mas..krn kitab2 terdahulu sdh tdk ada..sedangkan yg paling deket dijaman Nabi Muhammad adlh kitab injil..itu sdh tdk murni akibat ulah para ahlul kitab..yg sekiranya khabar ttg nabi terakhir muhammad disita (dirobek)krn punya kepentingan golongan /kelompok yg ingin diikuti pdhl menyesatkan..nah ini perkara iman kpd kitab yg terakhir saja…krn kbnaran iman tdk hars ada pembuktian semata krn( ulah manusia) yg slh bs dibenarkan dan sebaliknya..Krn Iman adanya didada (hati)mk dptlah kau buktikan di alam Akherat bkn didunia…klo kamu percaya kpd TUHAN YME.. apakh sampean sdh pernah melihat Nya…??kenapa anda percaya..? Itulah IMAN selanjutnya terserah anda…mudah2an dpt petunjuk

  9. steven Said:

    ga pasti soal nya cuman nunjukin dari satu sisi aja …..
    coba dari segala sissi mungkin akan lebih jelas semuany
    ……ok

    • hamba allah Said:

      sbenernya bukti tehgtang kenabian muhammad ada d injil n taurot, tp syangnya injil n taurot kbanyakan d utak atik, jd ilang deh sumber yg asli, kalo ada orang ngaku nabi itu biasa, tp kalo ada orang yang merasa jd tuhan dengan mencorat-coret kitab suci…wow!

      • Olan Sinaga Said:

        eh kw klw comen thu jgn mpe yinggung agama laen ea!!emank Nabi Muhamad mengjarkhan tuk hina Agama Laen ea??

  10. ndundu Said:

    ini sih sama aja pembohongan publik…aq, sependapat ma Leytno…MERDEKA

  11. arifin Said:

    Kalau tidak mendapat Hidayah dari Allah SWT memang sulit untuk mengimami bahwa Rosululloh adalah utusan Allah yg terakhir, setelah ajaran Nabi Ibrohim As diputar balikkan oleh para pengikutnya sendiri.

  12. aldi Said:

    seperti kaya gitu lah orang – orang yang tidak mau mengakui kebenarannya

  13. yanuar ari pra bowo Said:

    yg seperti ini yg qt perlukan……
    bkn blog blog mesum yg menyesatkan……

  14. ama4d Said:

    Jika kalian lihat injil pda perjanjian lama mungkin bisa kalian temukan kesamaan dengan ALQUR’AN

    • white Said:

      spertiny perlu sdikit diralat,
      bukan kitab pertama yg saudara sebutkan yg mmiliki “kesamaan”(dlm arti yg saudara mksdkan), ttpi justru sebaliknya.

      • injil kitab yang lebih dulu dibandingkan al-qur’an jadi sangat masuk akal kalo al-qur’an mengkritik injil…..seperti contoh,,,mkin tidak orde lama mengkritik orde baru y gk mkin toh,,,,,,,,,,,yang mkin itu orde baru mengkritik orde lama……..

  15. muhamad nabi penuh cinta dan kasih Said:

    nabi muhamad hebat dia adalah manusia yang mulia ajaran penuh cinta dan kasih dan semoga beliau memberi syafat kepada kita selaku umatnya

    • white Said:

      dmnkah letak cinta ddlm peperangan?
      dmnkah letak kasih ddlm pertumpahan darah?
      dmnkah letak kemuliaan didalam menghunus senjata?

      bahkan seorang pencuri, akan menghunus senjta-bertarung-menumpahkan darah org lain, untuk mengisi perutny n perut keluarganya.
      adakah ia dibenarkan dgn modusnya?

      apakah DZAT YANG MAHA MULIA itu lebih mencintai darah org fasik daripada pertobatannya?

      • itu karena rasulullah cinta kepada mereka,,,,,,makanya diperangi dan diberi peringatan, karena azab neraka lebih dahsyat dari peperangan yang dihadapi di dunia ini…..sesungguhnya rasulullah itu penyanyang,,,,,

      • Godril Said:

        Nabi Muhammad diutus utk memperbaiki akhlaq ..sbg rahmatan lil’alamin..klo beliau perang itu semata pembelaan trhdp Agama Allah bkn krn dirinya yg dihina..nabi menghunus pedang itu krn pedang musuh sdh dihunus terlebh dahulu..semut aja nggigit klo kau sakiti…sifat seorang pemimpin adl andap asor..lembah manah..sikap menghargai kasih sayang ssma tp klo kurang ajar menginjak2 harkat dn martabat langkahi mayitmu..mk ksh sayang itu akn dpt dirasakan mnkla dlm situasi dn kondisi yg baik tepat dn benar…!!coba aja ketika sodaramu nakal(bawa pisau ingin menusukmu)…gmn kmu menggunakan rasa ksh sayangmu..??!!! Membelakan kamu.Pikiirrr…yg..rasio..pake otak dong…??mentang2 ksh syg trs kaya entung….diem mulu…meskipun lihat kedholiman..bahkan dirinya terancam….BELA..BELA..BELA Kebenaran

  16. agus mulyana Said:

    nabi muhamad adalah manusia biasa cumandia dikasih wahyu menyebarkan keimanan serta ketaohidan dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengemban amanat yang di wahyukan kepadanya DAN punya tugas yang sangat berat di dunia ini sebagai penunjuk jalan yg benar sesuai perintah.

  17. semua cerita di atas benar adanya,,,,,,,,cuma kafir yang tertutup hatinya yang ingkar dengan MUHAMMA RASULULLAH……ALLAHU AKBAR,,,,,,

  18. agama semua nabi-nabi dan rasul-rasul terdahulu adalah Islam….

  19. siiip

  20. joniyogi Said:

    uda makan belum? laper nich


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: