Konsultasi Hukum Gratis

Konsultasi Hukum Gratis

Jika ingin berkonsultasi tentang masalah hukum anda silahkan ajukan ke advokatku@advokatku.web.id, atau melalui telephone ke 021-735 777 8 atau 0817 48 63 862. atau melalui chatting by YM dengan ID (advokatku) Atau bisa pula anda mengunjungi kantor WAHYU&MITRA di Jl. Mandar Utama DC XI/ 19 Sektor 3 A Perumahan Bintaro Jaya – Tangerang 15250. Konsultasi hukum yang diberikan bebas biaya alias cuma-cuma. Tidak percaya ? Silahkan Anda Buktikan

Nama Kontak : NM. Wahyu kuncoro, SH
Nomor Telp : 08 17 48 63 862
Lokasi : Jakarta

Kategori : Berita/Pengumuman
Tanggal Pasang : 2 Jan 2008

Ringkasan Informasi :
Jika ingin berkonsultasi tentang masalah hukum anda silahkan hubungi kami Wahyu & Mitra …. bebas biaya.

52 Komentar »

  1. edy hartono Said:

    suatu saat saya ingin konsultasi apa saja tentang hukum

  2. Midia Eko Nofantoro Said:

    pertanyaan saya ada dua:
    1. Jika saya seorang ahli membuat kue yang tidak punya modal untuk memulai usaha, tiba tiba ada 2 orang teman saya yang menawari untuk memodali saya dengan kesepakatan keuntungan dibagi tiga. apakah saya memerlukan ijin khusus untuk mengelola dana mereka?

    2. Jenis pengelolaan dana seperti apa yang membutuhkan ijin ke lembaga keuangan atau lembaga yang terkait dengan masalah ijin pengelolaan dana?

    3. kalau saya seorang trader profesional dibidang FOREX dan ada teman saya yang menitipkan uangnya ke saya dengan kesepakantan keuntungan dibagi dua, apakah hal ini memerlukan ijin Khusus ?

    terima kasih.

  3. Erwin Said:

    Istri saya mempunyai kartu ATM yang gak dipakai lagi karena uda kosong nilainya. Saudara istri (Edi) meminjam kartu ATM karena untuk keperluan transaksi katanya. Selama kurun waktu 1 tahun ATM tersebut dipegang Edi. Ternyata edi menggunakan ATM tersebut untuk transaksi kejahatan. Edi sekarang udah ditangkap polisi. Menurut informasi istri saya akan dipanggil oleh Polisi. Kami panik. Apa yang harus saya lakukan? Bagaimana menjawab pertanyaan polisi?

  4. wilson Said:

    saya ingin menjawab dari pertanyaan erwin.
    bahwa edi meminjam kartu atm tersebut adalh sudah selayaknya istri anda tidak memberikannya, akan tetapi hukum juga melihat aspek kemanusiaan di mana istri anda merupakan saudara dari edi yang dalam hal ini seorang penjahat. tentu istri anda dapat dikenai pasal 55 kuhp sebagai turut membantu, akan tetapi hal tersebut dapat dijelaskan di depan penyidik bahwa istri anda hanya meminjamkan atm dengan maksud yang sama sekali berbeda dengan maksud dari edi. karena hukum itu mencari suatu kebenaran maka harus disertai saksi dan alat bukti bahwa memang istri anda tidak pernah besepakat dengan edi untuk melakukan kejahatan. saksi-saksi di sini dapat anda dapt dari teangga yang menyatakan bahwa memang edi adalah saudar istri anda. alat bukti surat di sini bisa anda gunakan kartu susunan keluarga yang menyatakan ada hubungan keluarga dengan saudara edi. sekian komentar dan jawaban saya.

  5. Adam Said:

    Assalamualaikum,

    Kepada bapak yang terhormat, mohon maaf saya sebelumnya sama sekali buta akan hukum dan ingin mendapatkan pencerahan mengenai hukum dari permasalahan kami. Berikut permasalahan saya.
    Saya berprofesi sebagai penyedia rent car, seperti biasanya jika ada yang menyewa kami melakukan surat perjanjian jika hal yang tidak dinginkan sewaktu-waktu terjadi, namun kali ini saya tidak melakukan surat perjanjian sewa menyewa dengan pelanggan terakhir ini sebelum mobil kami terjadi kecelakaan parah. Karena saya sudah mempercayainya dan dia sudah merupakan pelanggan tetap kami, hanya dalam hal kepercayaan bahwa orang tersebut tidak macam-macam, jika rusak kecil diganti dsbgnya. Namun kejadian ini diluar sangka kita semua, mobil yang kami pinjamkan ternyata tabrakan dengan kendaraan lain dan jelas sipengemudi ini yang salah karena menabrak dari belakang dengan kecepatan tinggi sehingga kedua mobil rusak. Mobil kami pun rusak parah dan kerugian mencapai 80% dari harga mobil sekarang.
    Sekarang permasalahan pihak ke3 (mobil orang lain yang rusak) sudah terselesaikan, hanya saja untuk mobil kami yang rusak belum terjadi penyelesaian yang baik.
    Kami bijaksana terhadap orang ini, dengan tidak menuntut banyak saat itu karena berharap asuransi mobil akan keluar atau tembus namun karena keputusan yang terjadi dan jelas merugikan kami yakni orang tersebut tidak sanggup membayar kerugian kami, padahal disaat kejadian tabrakan mobil dikendarai oleh rekan kerjanya. Disini kami menuntut untuk menggantikan kerugian mobil kami apalagi orang tersebut tidak sendirian karena ada pihak lain yang ikut bersalah (pengemudi) selain itu dari segi finansial saya rasa mereka mampu karena mereka semua bekerja sebagai dokter. Semua tuntutan ini dikarenakan asuransi mobil TLO tidak berhasil tembus karena beberapa pasal bahwa sipengendara bukan pemilik mobil juga kendaraan disewakan.
    Untuk sementara ini bukti2 yang kita miliki adalah surat keterangan polisi yang isinya data supir yang difiktifkan oleh si peminjam, SMS si peminjam disaat dia akan melakukan peminjaman dan saat konfirmasi kejadian dan beberapa fotokopi identitas serta saksi-saksi kami.
    Nah dengan keputusan yang kurang berpihak kepada kami, intinya mereka tidak kuat menanggung karena telah habis pemakaian dana untuk mengganti kerugian pihak ke3. Akhirnya kami memilih jalur hukum jika mereka tetap tidak memberikan kepastian ganti rugi yang membuat kami merasa lega dan pasti.
    Yang ingin saya tanyakan, jika saya mengambil jalur hukum dengan bukti2 seperti diatas apakah sudah kuat?
    Apakah permasalahan kami ini bisa diselesaikan secara hukum?
    Mohon jalan keluar yang mungkin bisa kami tempuh dan memastikan kebenaran kami sebagai pihak yang tidak bersalah dan menuntut keadilan.

    Atas perhatian dan jawaban yang saya sangat inginkan, saya ucapkan terima kasih banyak.

    Wassalam,

  6. lubisgrafura Said:

    Pengguna Lubisgrafura.wordpress.com yang terhormat, saya menegaskan bahwa saya bukan ahli hukum, saya hanya mendapatkan email dari teman di atas. Silakan Saudara sekalian mengirimkan email ke

    Konsultasi Hukum Gratis

    Jika ingin berkonsultasi tentang masalah hukum anda silahkan ajukan ke advokatku@advokatku.web.id, atau melalui telephone ke 021-735 777 8 atau 0817 48 63 862. atau melalui chatting by YM dengan ID (advokatku) Atau bisa pula anda mengunjungi kantor WAHYU&MITRA di Jl. Mandar Utama DC XI/ 19 Sektor 3 A Perumahan Bintaro Jaya – Tangerang 15250. Konsultasi hukum yang diberikan bebas biaya alias cuma-cuma. Tidak percaya ? Silahkan Anda Buktikan

    Nama Kontak : NM. Wahyu kuncoro, SH
    Nomor Telp : 08 17 48 63 862
    Lokasi : Jakarta

    Kategori : Berita/Pengumuman
    Tanggal Pasang : 2 Jan 2008

    Ringkasan Informasi :
    Jika ingin berkonsultasi tentang masalah hukum anda silahkan hubungi kami Wahyu & Mitra …. bebas biaya.

    Terima kasih.

  7. adhi Chandra Said:

    kepada Bapak terhormat,sebelumnya saya ucapkan terima kasih jujur saya sebutkan saya Buta akan hukum yang berlaku pada kasus saya.berikut permasalahan saya : saya seorang karyawan staff administrasi di salah satu perusahaan swasta di jakarta pada awalnya saya termasuk pekerja yg cukup diandalkan oleh atasan saya pada suatu waktu terjadi kasus Over lapping oleh seorang Massanger di kantor saya ia melakukan penggelapan dan pemalsuan ttd berkas yang akhirnya dapat merugikan perusahaan kebetulan berkas tsb adalah wewenang saya dan beberapa rekan kerja saya untuk pengeluarannya.
    Pada saat terjadi kasus tersebut saya tidak tahu sama sekali jika massanger telah mencuri berkas kelengkapan untuk pencairan uang tsb berdasarkan laporan yg saya punya,padahal semua kelengkapan berkas tidak akan berjalan tanpa adanya persetujuan dari pihak berwenang di kantor saya yang mana harus di tandatangani oleh beberapa pihak akhirnya pihak manajemen menginvestigasi sampai akhirnya massenger tsb dilaporkan ke pihak kepolisian,yg mana saya juga ikut membuka laporan atas pencurian berkas yang dilakukan massenger tsb tetapi berselang beberapa hari LP yg saya buka di polsek kemayoran untuk kasus pencurian berkas dan semua rekan2 saya membuka LP untuk kasus penggelapan dan pemalsuan ttd dapat dimentahkan begitu saja dikarenakan massager tsb memiliki surat pernyataan dari perusahaan bahwa kasus ini akan diselesaikan secara kekeluargaan,betapa kecewa saya dan teman2 akhirnya massenger tsb bebas dari jeratan hukum yang menjadi permasalahannya saya dan teman2 akhirnya di eksekusi/dikenakan sanksi oleh perusahaan untuk pindah cabang yang lebih kecil dan jauh dari perkotaan termasuk saya,sebagai karyawan saya mengikuti sanksi yang diberikan oleh perusahaan atas keteledoran saya hingga berkas dpt dicuri dari saya tetapi setelah beberapa hari saya pindah ke cabang yang lebih kecil saya diberikan pilihan turun jabatan atau mengajukan Resign yang mana karyawan yg lain menganggap saya terkena kasus dan ikut terlibat dalam kasus penggelapan uang tsb. ini sangat menggangu saya merusak nama baik saya ditambah lagi gaji yg saya dapat dipotong dgn tidak mendapatkan Insentif bulanan dan bonus yang seharusnya dikeluarkan perusahaan. menurut bapak apa yang harus saya lakukan atas pembunuhan karakter yang dilakukan oleh perusahaan terhadap saya,mohon penjelasannya

  8. damianus renyaan Said:

    Terima kasih sebelumnya,
    saya adalah seorang mahasiswa fakultas hukum salah satu PN seasta di yogyakarta, saya pengen menanyakan suatu permasalahan yang berkaitan dengan situasi kampus saya. begini ceritanya, kampus kami mengenal lembaga mahasiswa yang disebut BEM atau badan eksekutif mahasiswa, proses pengisisn lembaga mahasiswa tersebut adalah melaui pemilwa (pemilihan Umum Mahasiswa) yang diikuti oleh beberapa partai partai yang berada di kampus.
    permasalahan sekarang yakni bahwa pada pemilwa yang akan dilaksanakan pada akhir september 2008 ini, oleh Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM)(seperti KPU)dan pihak dekanat sendiri telah memutuskan bahwa mahasiswa baru tahun 2008/2009 yang telah melalui proses pengenalan kampus atau ospek, bahkan telah menjalani perkuliahan sejak tanggal 19 agustus 2008 kemaren, TIDAK DIPERBOLEHKAN MENCOBLOS atau Tidak mempunyai hal pilih dalam Pemilwa tersebut, dengan alasan bahwa Mereka (mahasiswa baru) belum mengetahui sistem perpolitikan kampus. padahal tidak ada satupun aturan, baik dalam AD/ART Lembaga Mahasiswa maupun aturan diatasnya yang melarang hal itu. ironisnya lagi permohonan keterlibatan mahasiswa baru untuk mencoblos sudah disampaikan mereka sendiri dalama rapat umum mahasiswa dan dihadapan dekan fakultas hukum, namun oleh dekan sendiri, keinginan mereka itu tidak diterima..pertanyaan saya jika dikaji dari segi HAM apakah ini merupakan pelanggaran HAM atau tidak ? kerena menurut saya jika dikaji dari UUD 1945, jelas pasal 28 menjamin hal itu..
    mungkin itu saja yang pengen saya konsultasikan, terimakasih sebelumnya untuk tanggapanya…

  9. Teddy Said:

    Saya ingin bertanya, kalau bisa tolong segera dijawab karena sifatnya urgent.
    Kemarin, saya terlibat dalam kecelakaan, dan membuat surat perjanjian yang menyatakan untuk menanggung biaya pengobatan karena kecelakaan dengan korban. namun yang bertanda-tangan pada saat itu adalah ibu saya (tidak terlibat sama sekali). yang mau saya tanyakan adalah :
    1. Saya menyatakan bahwa biaya yang diminta terlalu berat sehingga saya minta keringanan dengan mengurus jasa raharja. korban pun setuju namun katanya setiba di polisi, polisi terlihat memihak saya, sehingga dia mau langsung mengajukan kasus tersebut ke pengadilan secara perdata (berkaitan dengan surat perjanjian) dengan dasar saya menolak memenuhi perjanjian tersebut. Apakah hal tersebut mungkin ?
    2. perjanjian tersebut di tandatangani bukan oleh saya pihak yang terlibat dan dewasa secara hukum. apakah tetap berlaku ?
    3. kira-kira dengan kasus sperti ini , dasar hukumnya ada atau tidak ? dan pasal berapa ?
    terima kasih….

  10. Rita Said:

    Kemarin ada pembeli rumah yang akhirnya mencapai sepakat harga 255 juta, dan si pembeli mau membayar DP 100 juta tunai, dan sisanya akan dibayarkan setelah KPR nya di setujui, dan kemudian si Pembeli menyarankan untuk keamanan masing-masing pihak (karena dia berpikir sudah memberi DP 100 juta) maka Sertifikat Rumah untuk di percayakan kepada notaris yang akan dia tunjuk sampai pembayaran sisa nya lunas.

    Apakah dengan kondisi demikian posisi kami sebagai Penjual kuat di mata hukum dari segi keamanannya… dan apa yang perlu kami lakukan??

    Terima Kasih

  11. rahmad Said:

    terimakasih pak, saya memang buta tentang hukum bahkan dalam hal yang hampir setiap orang pernah mengalaminya. pertanyaan saya adalah:
    1. apakah dalam kasus perkelahian atau pun kecelakaan lalu lintas pihak yg melapor terlebih dahulu selalu diatas angin, karena menjadi korban dan pihak yg dilaporkan menjadi saksi-> tersangka
    2. apakah semua kasus perkelahian ataupun kecelakaan lalu litas berhak untuk dilaporkan walaupun hanya menderita luka lecet.
    3. apakah pihak yang dilaporkan harus ditahan?. dan barang bukti berupa kendaraan harus juga di tahan.

  12. renaldi ramadhan Said:

    Bagaimana solusi hukumnya.Teman saya berumur 22Th, melakukan perbuatan asusila dg kekasihnya tanpa paksaan 1th yg lalu.Saat ini Kedua pihak sama2 menyelesaikan kuliah.pihak keluarga menuntut pertanggungjawaban dengan berpegang surat perjanjian yg isinya akan bertanggungjawab sampai selesai kuliah masing2 atau paling lama januari.Dalam surat pernyataan disebutkan telah melakukan perbuatan asusila,tidak menyebutkan dasar sama2 suka.Mohon petunjuk pihak pria belum menginginkan adanya pernikahan.

  13. Rudi Suhardi Said:

    Yth pak Wahyu. Perkenalkan nama saya Rudi, ada yg saya ingin tanyakan berkaitan dengan masalah kenaikan pangkat di perusahaan tempat sy bekerja. Saya bekerja di salah satu BUMN dengan posisi clerikal selama kurang lebih 4 tahun. Pada tahun ke2 saya telah diangkat menjadi karyawan tetap. Pada awal tahun 2008, saya terpilih untuk mengikuti program pengembangan karir, melalui beberapa tahapan tes & pendidikan yg memakan waktu 1 bulan untuk tahapan tes masuk & 4 bulan utk tahapan pendidikan, setelah lulus pendidikan sy dipromosikan menjadi karyawan pimpinan. Yang menjadi pertanyaan saya & teman2 adalah adanya perjanjuan ikatan dinas selama 3 tahun setelah kami lulus pendidikan, & jika kami memutuskan untuk resign kami harus mengganti sebesar 3 kali biaya pendidikan yg telah kami terima. Yang menjadi pertanyaan bagi kami adalah apakah perjanjian ikatan dinas itu sah, bukankah training/pendidikan & promosi itu adalah hak karyawan yg hrs diberikan oleh perusahaan. Bukankah biasanya ikatan dinas itu untuk karyawan yg benar2 belum bekerja di perusahaan tersebut, tp telah memperoleh pendidikan terlebih dahulu.
    Mohon penjelasannya pak.

    terimakasih atas perhatiannya

  14. Taufiq Said:

    YthBpk/Ibu Pengacara, ceritanya begini saya dikenalkan oleh

    teman saya kesalah seorang Ibu pada tgl juli2008

    lalu,katanya mau pjm uang 10 juta nanti diganti 30jt, lalu

    datang saya kerumahnya dan setelah berbicara dengan siIbu,

    akhirnya saya setuju meminjamkan uang saya, Tapi siIbu

    sendiri bersaran kepada saya “Nanti pada waktu transfer

    diATM tulis pesan Saya Titip uang” karena alasannya kalau

    pinjam kan lama dan bisa dikembalikan kapan saja,tapi kalau

    titipkan bisa nuntut”.Akhirnya saya setuju dan siIbu

    menyanggupi 3 hari uang saya dikembalikan. Tapi setelah 3

    hari,satu minggu dan hampir 3 bulan belum dikembalikan juga,

    Akhirnya siIbu ngajak pertemuan untuk buat perjanjian

    pengembalian dana saya diatas surat bermaterai dan saksi

    yang ikut menandatangan. Tapi hasilnya sama saja surat

    perjanjian seolah dianggap tidak ada dana saya belum

    dikembalikan s/d sekarang, bahkan saya kecewa bukannya dia

    yang harusnya selalu ngabari kita malah kita yang telpon dan

    sms baru dia kasih kabar, gak ada inisiatif memberi kabar

    kalo tidak ditanya, bahkan sering janji telpon2an tapi tidak

    nelpon, malah dari rekaman pembicaraan telpon dia sempat

    bilang sudah transfer 100jt dan sdh clear, Tapi s/d sekarang

    sy belum terima uang saya, Kira-kira apa yang mesti saya

    lakukan ?
    Terus terang saya tidk begitu mengerti masalah hukum , Hanya

    saja disini sy masih punya bukti transfer, copy KTP siIbu yg

    minjam, Rekaman-rekaman suara janji2nya dia, dan surat

    perjanjian tertulis bermaterai yang dilanggar. Apa yang

    mesti saya lakukan?
    Mohon Bantuannya. Bahkan sekarang dia bilang untuk

    mengembalikan dana saya, dia juga lagi memperjuangkan dana

    yang ditahan oleh suaminya dan beralasan sedang ditangani

    pengacara, dan alasan dana dipending suaminya sudah 2x dia

    ngulur waktu terus, apa yang mesti saya lakukan tolong

    bantuan hukumnya.sementara saya punya istri yang lagi hamil

    dan anak kecil yg butuh biaya.
    Terimakasih.

  15. ferry Said:

    Ass.ww Bapak/Ibu Yth
    Bersama ini ingin kami sampaikan masalah yg kami sdg hadapi dan utk proses ini kami di tunjuk sebagai saksi kasus ini ant:
    1.Apakah persh wajib memberikan Kontrak Kerja tertulis?Kasusnya adalah .Saya bekerja on call /contract sebagai salah satu persh engeneering kepunyaan teman saya.Walau saya dpt menyelesaikan pekerjaan dlm waktu batas 2 minggu,saya minta kontrak kerja dgn syarat2 yg berlaku,termsk assuransi krn saya hrs pergi ke Celegon dan kembali ke Jkt.Tetapi saat ini saya sudah selesai bekerja di persh tsb
    2.Apakah saya bisa menjadi tersangka penipuan?Kasusnya adalah: Saya sebagai mediator pembelian Batu Bara,dalam perjalanan penjual wanprestasi dgn niat baik saya tawarkan ke teman saya yg punya persh Engineering diatas tadi yg punya channel sourcess tambang Batubara .Rupanya juga wanprestasi,di dalam kontrak saya sebagai saksi,Berdasarkan HK atau Adm data kegiatan semua legal dan di syahkan di depan Notaris Jkt.Saya mengadukan mslah tsb dan menjadi saksi.krn kegiatannya di Kaltim dan Kalsel proses pengaduan tdk bisa dilakukan di tempat tsb,hrs dimana kontrak dibuat.Dan pelaku atau tersangka sdh di bawa ke Polda Metro Jaya
    3Apakah saya yg berdomisili di Jkt bisa di panggil oleh Penyidik dr Palembang utk sebagai saksi masalah adik2 saya mengenai penjualan ahli waris di Palembang ,apakah seharusnya polisi meminta bantuan polisi Jakarta utk mewakilinya karena KTP domisili atau daerah HK beda,lalu kalau saya pergi siapa yg membiayainya ,dan apa yg hrs kami lakukan masalah ini ?Kasusnya adalah:Sewaktu Ayahnda saya Alm saya membuat srt keterangan semua ahli waris di serahkan ke Ibunda kami msh hidup yg dibuat diatas kertas bermeterai yg dittd anak2nya, Ibu kami bersama adik no 6 ingin menjualkan tanah ahli waris yg nantinya mungkin akan di berikan kpd anak diluar kebutuhannya sendiri.Kebetulan adik2 kami diantara wiraswasta dan pernah menganggunkan rmh dan tanah milik org tua,shg akan disita oleh Bank,kami pun menebusnya.Seperti kami ceritakan diatas sewaktu Ibunda kami msh hidup ingin menjual tanah tapi Almarhumah meninggal dunia sbl terlaksana,tetapi proses penjualan berjalan terus,setelah terjual salah seorang adik saya yg tadinya menganggunkan menuntut agar semua warisan di jual dan di bagi rata2,niat itu sdh direncanakan tetapi ada yg ada/tdk akan di jual.Dan achirnya dia menhgadukan ke polisi dan sedang di proses.seperti kami sebutkan diatas tadi.Semoga 3 permasalahan tadi dapat memberikan masukkan kepada kami.Atas bantuan dan perhatiannya di ucapkan terimakasih.

  16. budianto Said:

    sy mengalami penganiayaan disertai pengrusakan sepeda motor dgn menggunakan sebiulah parang,dan sy sdh melapor dan polisi sdh mulai penyidikan dan tersangka mengakui semua perbuatanya,bahkan antara korban dan pelaku tdk mempunyai hubungan sama sekali kenal sj tidak,apakah sy dpt menuntut ganti rugi atas pengrusakan tersebut sementara proses pidanya tetap berjalan dan bagaimana seandainya polisi menghentikan penyidikan/membebaskan tersangka karena ada kongkalikong langkah hukum apa yang harus saya lakukan

  17. neny Said:

    salam kenal…
    ortu sy (ibu) menempati rmh a/n alm. ayah saya. Bila rmh tsb akan dipindah namakan a/n saya (atas permintaan ibu sy), bgm caranya?
    Alm. kakak memiliki 2 anak dan istrinya memutuskan tali kekerabatan sejak kakak meninggal. Oleh karena itu kami (saya dan ibu) tidak hendak melibatkan dia dalam hak ini. Mohon sarannya. Terima kasih.

  18. Salam.

    Mohon arahannya Pak.
    Saya ini ingin membuat usaha dari 0. Usahanya penjualan pulsa, tapi lewat internet dengan menggunakan server dan target konsumen saya adalah para agen-agen pulsa. Semacam distributor pulsa. Saya berkeinginan ada legalisasi dari pemerintah dalam hal ini. Yang saya tau, saya harus punya SIUP biar ada legalisasinya. Tapi ternyata salah satu persyaratan untuk izin SIUP (saya baca dari internet juga), saya harus memiliki NPWP, yang notabene saya harus punya penghasilan. La saya mau memulai usaha ini kan dari 0 dan saat ini saya tidak memiliki penghasilan sama sekali. Bagaimana arahan Bapak.
    Terima kasih atas saran yang diberikan nantinya.

    Salam

  19. Fandi Said:

    Ayah saya telah meninggal dunia tahun 2000, dia mendapat warisan berupa beberapa bidang tanah usaha berupa kebun buah-buahan sebanyak 3 bidang dari orang tuanya (orang tuanya merupakan anak lelaki tunggal dari 3 bersaudara). Selama Ayah saya msh hidup tidak pernah terjadi silang sengketa mengenai tanah tersebut, namun setelah Ayah saya meninggal terjadi beberapa silang sengketa sbb :
    a. Saudara perempuan orangtua Ayah saya (nenek dalam hal ini mereka mengkuasakan kepada suami dari nenek saya) mengklaim bahwa itu tanah tersebut merupakan punya orangtuanya (walaupun sudah dijelaskan bahwa mereka sudah dibagi warisnya).

    b. Saudara Ayah saya (Ayah saya anak ke 6 dari 7 bersaudara, sekarang tinggal 4 orang yang hidup1 laki-laki dan 3 perempuan). Juga menggugat (dalam hal ini mereka mengkuasakan kepada kakak ipar ayah saya) untuk mengklaim tanah yang diwariskan orang tuanya ke ayah saya (perlu diketahui: semua tanah yang telah diwariskan ke ayah tersebut sudah/pernah diusahakan ayah saya namun tidak ada surat menyurat penyerahan waris).

    Yang ingin saya tanyakan dan mintakan solusi :
    1. Bagaimana kedudukan ibu saya di mata hukum dalam memperjuangkan hal tersebut, sebab saudara laki-laki ayah saya sepertinya berlepas tangan untuk menyelesaikan masalah tersebut?
    2. Apa yang harus kami lakukan selaku ahli waris ayah saya mengenai permasalahan tersebut. (sebab situasinya : semua saudara ayah dan semua saudara kakek berniat merampas tanah tersebut)
    Demikian, atas tanggapan dan solusi bapak saya haturkan terima kasih sedalam-dalamnya.

  20. Febri Fauzan Said:

    assalammua’laikum wr.wb.
    saya memiliki pinjaman kredit di bank BPR, karena usaha saya tidak lancar sehingga kredit tsb macet. Kemudian saya mendapatkan surat somasi dari advokat (somasi 1) yang punya kerjasama dengan BPR untuk minta saya datang klarifikasi masalah kredit saya. Yang saya bingung kok seorang yang buat surat bukan dari pihak Bank (tidak dilampirkan surat kuasanya). Selain itu dalam somasi tsb ditembuskan kepolda dan reskrim. Saya ingin bertanya sejauh mana kewenangan advokat tersebut, kan pada saat pinjam kredit sudah ada perjanjian kreditnya (PK) kenapa harus advokat yang turun tangan? dan apa kaitannya dengan tembusan somasi tersebut di tujukan ke polda dan reskrim? bukankah ini masalah perdata?. Mohon pendapatnya, terima kasih.

  21. diendha Said:

    saya ibu rumah tangga 39 th,buta hukum golongan tdk mampu.

    punya masalah beli rumah luas 40 m persegi tdk resmi,pemilik meninggal dunia,tanpa keturunan,
    5 th setalah meninggal pihak kelurahan menyarankan mengurus,sudah saya laksanakan dng biaya
    sekitar 1,5 jt.Hanya mendapat surat keterangan akta menyusul.

    mohon bantuan karna ada intimidasi dari pihak kelurahan sebelum akta saya terima.

    terima kasih sebelumnya.

  22. eriawan Said:

    Teman saya pernah melakukan penganiayaan dengan pacarnya semdiri yang dikarenakan rasa cemburu. Teman saya berusia 22 th. yang pernah dilakukan yaitu :
    1. menampar di pipi
    2. manjambak dan anting2nya tertarik sehingga menyebabkan keluarnnya darah.
    3. menyulut rokok ditangan 1 kali.
    Saat ini sudah ditahan di LP untuk menunggu sidag.
    Yang mau saya tanyakan :
    1. Kena pasal berapa & terkena hukuman tahanan berapa bulan ?
    2. Bagaimana langkah supaya hukuman tahanan ditiadakan?
    3. Apakah membayar selama tahanan?
    saya menunggu balasannya. terima kasih.

  23. aya Said:

    tman saya wanita dan terlibat kartu kredit atas nama dia terpengaruh oleh suaminya (di tipu oleh suaminya dan keluarga dari suaminya ).dan bagaimana proses hukum jika ia tidak bisa mampu membayarnya apakah suami / keluarga suaminya harus bertanggung jawab akan hal itu dalam hukum..masalah nya surat tagihan di alamatkan k orang tuanya dikarnakan sebelum nikah ia pernah tingal d rumah tersebut (teman saya) dan saya merasa kasihan sm org tua na yg bercerita ke saya apakah pihak istri ikut terlibat juga dalam pembayaran tersebut atau tidak.,dan datangi oleh penagih hutang yg keras padahal ia tidak bersalah org tuanya.,mohon solusi nya terima kasih

  24. mimi Said:

    kok konsultasinya tidak ada jawaban? isinya pertanyaan semua? apa karena ini jadi gratis?

  25. bey Said:

    Saya 7 saudara 4 perempuan 3 laki-laki termasuk saya. Ada sedikit ketegangan diantara keluarga, yaitu ibu saya ingin menjual tanah peninggalan bapak, sedangkan saya yang diamanahkan sebelum bapak meninggal untuk tidak menjual tanah yang ada diciputat.

    Tetapi disini ada kejanggalan? kaka (no. 3) saya ngotot sekali untuk memenuhi keinginan ibu sedangkan kalau dihitung2 penjualan tanah tersebut tidak dapat di belikan mobil baru, dan setiap kaka saya kerumah ibu selalu keinginan mengebu-gebu untuk menjual tanah tersebut, dan tanah yang akan dijual kepada ipar kaka saya itu dengan harga /m2 350 rb sedangkan harga pasaran 450 rb /m2 dan tanah tersebut kebetulan satu sertifikat dengan tanah saya dan kaka saya no 2. Saya dan kakasaya menolak permintaan ibu tersebut dengan alasan tanah tidak ada yang dijual sepeninggalan bapak.

    Tetapi mereka berdalih (kaka) untuk memenuhi keinginan ibu agar senang, tetapi dibalik itu semua ada politik untuk memanfaatkan ibu karna ibu saya gampang sekali berubah pikiran dan ibupun mengiyakan keinginan mereka.

  26. sokel Said:

    Saya punya kerja sama dalam perdagangan dengan teman, dan saya hanya sebagai investor bagi hasil, awalnya bagi hasil lancar lancar saja, tapi belakangan seret sekali jangankan fee bahkan modalpun susah untuk kembali, dalam hal ini saya pegang surat perjanjian diatas segel.
    pertanyaan saya apakah dibenarkan dalam hukum jika saya menagihnya memakai jasa Debt Collector. terima kasih atas jawabannya.

  27. Ratih Said:

    Pak Wahyu, selamat siang, Mohon bantuannya untuk konsultasi hukum, Pak.

    Saya Ratih mewakili teman2 juga yang telah di kecewakan oleh perusahaan kami bekerja dulu

    Sekarang kami sudah mengundurkan diri karena kami tidak di penuhi hak kami (Salary, trainning fee, lemburan) oleh perusahaan.

    Kami juga sudah meminta perusahaan membuat surat perjanjian pembayaran di atas materai untuk kami, dan perusahaan sudah menandatangani nya, mereka berjanji (salah satu nya) akan di bayarkan tgl 31 maret 2009, namun sampai dengan hari ini, tgl 1 April 2009, mereka belum membayar kami.

    Mohon bantuannya karena perusahaan sudah melanggar surat perjanjian di atas materai, dan kami harus melanjutkan ini kemana?

    ke LBH atau ke Polisi?

    terima kasih banyak atas masukannya.

  28. witri Said:

    pak wahyu, mohon bantuannya

    ibu saya mendapatkan warisan dari orangtuanya, tapi sampai hari ini warisan tersebut belum di terima oleh ibu saya…

    dikarenakan warisan tersebut masih di pegang oleh saudara dari orangtua ibu saya, sedangkan amanah tersebut seharusnya di berikan sekitar 26 tahun yang lalu saat orangtua dari ibu saya meninggal…

    kira-kira apa yang harus dilakukan, mohon masukkan dari pak Wahyu

  29. ananto Said:

    Pak wahyu mohon bantuannya.

    saya adalah sales peralatan pemanas. suatu hari ada konsumen petinggi POLRI yang melaporkan saya sebagai penipu. awal mulanya konsumen ini membeli peralatan yang saya jual. akan tetapi ada salah satu tabung yang lecet dan mereka komplain ke kami. Kamipun menyanggupi mengganti. akan tetapi istri konsumen ini tidak terima dan melapor ke polda setempat . Padahal saya juga mau mengganti uang. Padahal saya sama sekali tidak menukar atau bermaskud merusakan brg tersebut. Jadi pada waktu barang datang masih kondisi segel tertutup baik kebetulan yang pasang karyawan saya. Nah saat ini saya diproses di polda setempat. yang ingin saya pertanyakan.

    1. Apakah kasus saya ini ada unsur penipuan. Padahal saya bertanggung jawab atas kwalitas barang dan memberikan garantie penuh terhadap jualan saya.

    2. Dengan kesanggupan saya sebagai penjual, kenapa si petinggi polisi ini ngotot tidak mau mencabut laporannya. padahal sumber penghasilan saya hanya menjadi sales. Terkesan ada unsur pemerasan pada diri saya. karena pada waktu disidik terlontar penyidik mengancam saya (biasanya pak kalau dari saksi menjadi terdakwa saya mendapatkan uang pak ).

    saya tunggu sarannya, makasih

  30. Nurul Hidayah Said:

    saya mempunyai sebuah problema dan saya ingin meminta pendapat dan jalan keluar terbaik mengenai masalah saya…

  31. Fransiska Said:

    Selamat Sore Pak sebelumnya saya ucapkan,

    Saya Fransiska umur 24 tahun. Saya ingin melakukan gugatan cerai kepada suami saya. Karena beberapa alasan. yaitu:

    1. Hubungan kami sejak menikah hingga dikaruniai satu orang anak tidak direstui oleh orang tua.
    2. Selalu terjadi perselisihan dalam rumah tangga saya.
    3. Saya sebagai seorang istri hanya sebagai status saja. Tapi dalam praktek nya, saya tinggal pisah dengan suami saya walaupun sesekali saya datang hanya untuk meneggok buah hati saya. Dan selama hampir 6 tahun saya mencari duit sendiri guna memenuhi kebutuhan hidup saya. Saya akui, saya menikah diusia muda karena MBA.

    Yang pasti suami saya tidak mau melakukan gugatan cerai ke saya. Dia bilang saya yang harus melakukan gugatan cerai. Dan dari saya, saya mau melakukan itu. Namun suami saya tidak berada di JOGJA dia mau pergi ke luar kota jauh. Saya dari saya, saya mau ada mnasa depan dalam diri saya. Pertanyaannya, apakah saya bisa melakukan gugatan cerai, sedangkan suami saya tidak berada di JOGJA. Mohon petunjuk dan informasi lebih lanjut.

    Sebelum dan sesudah nya saya ucapkan Terima Kasih.

    Hormat Saya,

    Fransiska

  32. aldy Said:

    Saya ingin tanya, sebenarnya sesuai prosedur hukumkah, bila ada yg mengajukan PK ke 2 ? Setahu saya putusan PK itu bersifat final. Tolong bantu pendapat Pak Wahyu atau Bapak2 pembaca yg budiman. Terima kasih.

  33. Candra Priyatna Said:

    Selamat siang bapak… saya sedang was-was dengan masalah masa lalu saya. Begini, saya dulu pengusaha muda yang sukses, umur saya saat ini 32 Tahun dan kekayaan saya sudah lumayan banyak. Di kota Malang saya cukup terkenal karena kesuksesan saya memegang perusahaan rokok milik mertua yang awalnya mempunyai karyawan hanya 20 orang dan setelah di tinggal Bapak mertua dan saya yg memimpin perusahaan karena istri saya anak tunggal hingga mencapai top nya 1500 karyawan dengan kapasaitas produksi yang sudah lumayan besar. Tanpa di sadari mungkin karena kepercayaan lebih saya dalam memimpin perusahaan dan yakin sudah tidak bisa di goyang baik dari sisi karyawan, management maupun pemasaran dan ternyata saya lengah dari sisi keluarga saya. Istri saya waktu itu mulai di ganggu oleh beberapa pihak baik di ganggu secara fisik maupun pemikiran sehingga dia berpaling dari saya dan mencoba mencampakkan saya begitu saja. Perusahaan saya waktu itu langsung goyang setelah perceraian terjadi. Di masa perceraian itu, karena harta gono gini yang sangat besar sepertinya pengacaranya dia dengan licik ingin segera menyelesaikan masalah kami dengan melaporkan saya sebagai bandar Narkoba terbesar di kota Malang. Dengan begitu saya seandainya terbukti bersalah tentunya segala gugatan saya untuk gono gini dan dua anak saya tentunya gagal. Waktu itu sekitar hampir 2 thn lalu saya pernah di grebek polisi dengan tuduhan tersebut di atas. Waktu itu saya menuduh istri saya yang berbuat dengan melaporkan bandar tersebut. Karena memang saya tidak pernah memakai barang-barang itu penggerebegan tersebut hasilnya Nihil. Hampir 2 tahun kejadian tersebut terlewatkan. Dari keputusan pengadilan saya tidak punya hak untuk mengasuh anak2, gono gini di alihkan di pengadilan negeri dan harus memberikan haddah untuk kedua anak saya sebesar masing2 8 juta perbulan. Padahal saya saat itu tidak punya pekerjaan dan uang. uang saya sudah habis oleh pengacara saya yang akhirnya di sogok pula oleh pihak istri. Tapi saat ini ketakutan saya soal fitnah bandar narkoba muncul kembali. yang ingin saya konsultasikan, bagai mana saya membersihkan nama saya dari fitnah tersebut karena saya sedang memulai usaha dari nol dan Mudah2an dapat berkembang dengan baik tapi ketakutan saya cukup besar. takut hal tersebut terulang kembali karena menurut teman saya di Polresta Malang, nama saya sebagai TO masih ada, Mohon pertimbangan hukumnya pak bagaimana caranya agar nama saya dpat bersih kembali. Oya, saya pun sempat di cari oleh BNK ( badan Narkotika Kota). Terima Kasih

  34. Asalim Said:

    Selamat Siang Pak Wahyu,

    Sebelumnya terima kasih atas kesempatan untuk mendengarkan permasalahan yang sedang saya hadapi.

    Saat ini saya menerima surat somasi dari konsultan hukum ex.rekan,yang mana di surat somasinya di jelaskan bahwa saya pernah menerima titipan uang dari ex.rekan tadi dan mengharapkan agar saya dapat mengembalikan akan uang tersebut.

    Yang jadi pertanyaan saya,

    Apa saya harus menjawab atau mengklarifikasi surat somasi tersebut karena anehnya uang titipan tersebut tidak pernah ada…dan apa bukti yang mendasari bahwa saya pernah menerima uang titipan dari ex.rekan tadi.

    Atas bantuan serta pencerahannya,
    Saya ucapkan terima kasih sebelumnya,

    Salam,

    Asalim

  35. yusup supriyano Said:

    Dengan Hormat, saya mau menanyakan perihal pemalsuan Ijazah? saudara jauh saya, dia berijazah kan SD, sedangkan dia diajukan untuk menjadi aparatur desa/kelurahan. sedangkan syarat untuk itu ijazahnya SMA. awalnya saudara saya tersebut berusaha menolak, tapi karena dorongan dan anjuran dari pihak lain kataknlah si A untuk memalsukan ijazahnya akhirnya dia mau dan masuk untuk menjadi aparatur desa/kelurahan tersebut. semenjak saudara saya duduk diposisinya tidak ada yang mempermasalahkannya karena dilihat karena saudara saya emang ada kemampuan dibidang yang posisikan, sampai pada akhir periode jabatannya. setelah 4 tahun kemudian setelah saudara saya pensiun ada timbul satu permasalahan, ternyata dulu orang yang mengajukan saudara saya (si A) untuk duduk di kelurahan dan menganjurkanya untuk memalsukan ijazah mulai mempermasalahkanya sekarang setelah 4 tahun kemuadian saudara saya pensiun, dikarenakan si B tersebut tidak suka melihat kehidupan saudara saya yang sekarang (iri). yang jadi pertanyaan, bagaimana hukumnya jika kejadiannya sudah 4 tahun silam yang sekarang ini sudah tidak bekerja lagi ditempat tersebut, dan selama menjabat tidak ada permasalahan, kemuadian diangkat pada saat sekarang ini. sebelumnya saya ucapakan banyak terima kasih untuk bantuannya, satu hal lagi jika saya ingin konsultasi secara langsung gimana caranya.
    Hormat Saya

    yusup

  36. mario Said:

    saya sedang kena tipu dikarenakan ketika masuk cpns saya ditawarin lulus asal membayar uang tapi sampai sekarang saya tidak lulus ketika saya tanya uangnya jawaban katanya bertanggung jawab tapi sampai sekarang sudah 1 tahun tidak ada realisasi ?apakah saya bisa lapor kepolisi tanpa ada surat bukti /kwitansi padahal saya punya beberapa orang saksi …apa jalan keluar terbaik buat saya..?

  37. REDAKSI Said:

    Yth. Pengguna http://www.lubisgrafura.co.cc

    Perlu saya sampaikan bahwa laman ini hanya menyampaikan informasi dari narasumber lain dan saya tidak bertanggungjawab mengenai substanisnya.

  38. Dian Said:

    Assalamu alaikum sblumnya trimakasih saya ucpkan kpada bapak, saya punya masalah begini 12 thn yang lalu saya pernah membeli sebidang tanah kpada sese orang akan tetapi sekarang orang tersebut tdak mau mengakuinya, yang saya pegang hanyalah akta tanah dan akta jual beli(yang berisikan tanda tangan sipenjual,saksi dan saya serta camat dengan bermatrai 3000),sampe skarang tanah tersebut saya blum sertifikasi ,apakah ke dudukan saya dimata hukum kuat atau lemah trimakasih mohon di balas ke imel saya difiwa@yahoo.com

  39. Gufranaka Said:

    Ibu Saya membeli rumah pada tahun 1967 secara mencicil kepada Kakaknya (Bude) dan menurut pengakuan Ayah saya sudah lunas (tidak ada bukti kwitansi pembayaran). Kata Ayah saya, Bude hanya berucap, nggak usah pake kwitansi kita kan saudara. Rumah tersebut sudah ditinggalinya sudah 43 tahun lamanya, dan sudah memiliki Sertifikat Hak Guna Bangunan (hingga 2016) . Pada bulan Nopember 2009 Ibu saya meninggal dunia. selang 1 bln setelah kematian ibu saya, ahli waris dari Bude menggugat. Perlu diketahui, Kakak Ibu saya (Bude) telah meninggal dunia pada tahun 1982 dan suaminya (Pakde) tahun 2002. Kata ahli waris Bude ia memiliki akta jual beli atas rumah tersebut (tapi ia tidak menunjukkan surat akta jual belinya tersebut). Sedangkan saya memegang sertifikat atas nama Ibu saya.
    Pihak ahli waris Bude, meminta seluruhnya atas rumah tersebut tanpa terkecuali, bila kita tidak menyerahkan ia akan menggugat ke pengadilan.
    Padahal para ahli warisnya tersebut umurnya tidak berbeda jauh dengan umur saya. Saya kini berusia 43 tahun. Pada saat transaksi pembelian rumah tersebut, usia mereka masih bayi, dan tentunya ia tidak tahu menahu tentang transaksi pembelian rumah tersebut yang dilakukan oleh orang tua mereka dengan orang tua saya.
    PERTANYAANNYA :
    1. Apakah gugatan mereka bisa dibenarkan.? Karena saat kejadian mereka masih bayi..? Sedangkan saksi yang masih hidup sekarang tinggal ayah saya.
    2. Sertifikat terbit atas nama Ibu saya, tapi kok masih ada akta jual belinya….? Sementara dasar untuk menerbitkan sertifikat adalah akta jual beli.?
    3. Kenapa Ahli waris kakak ibu menggugatnya setelah 43 tahun lamanya ..? Menurut Undang2 Pertanahan Negara yang kami ketahui, disebutkan bahwa, pemerintah dapat menerima permohonan penerbitan sertifikat SHM/HGB oleh orang yang telah mengelola/ menduduki tanah yg dimaksud selama 30 tahun tanpa adanya keberatan atau tuntutan dari pihak lain ataupun pihak yang sebelumnya dikenal sebagai pemilik dari tanah tersebut.
    4. Melihat dari kasus tersebut kuat mana…?
    5. Apakah AJB bisa mengalahkan sertifikat…?

    Terimkasih atas jawabannya.

    Gufranaka, S.Sos

  40. nadiva Said:

    Si A Bekerja pada suatu perusahaan B sebagai cassier. Suatu hari Si A ketauan telah melakukan penggelapan uang perusahaan senilai Rp 120.000.000,- . pihak A mengakui kesalahannya dan meminta maaf .Kedua belah pihak ingin menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan yaitu dengan cara mengganti kerugian perusahaan tersebut dalam jangka 3 bln dan perusahaan menyita jaminan sertifikat milik orang tua si A. dan membayar uang sebesar Rp 10 juta sebagai itikat baik. Dengan Perjanjian kalo Pihak A ingin memakai sertifikat tersebut untuk kepentingan pelunasan tersebut maka pihak A boleh meminjam sertifikat tersebut. Awalnya si A ingin mengajukan Pinjaman ke bank dengan jaminan sertifikat tapi dikarenakan ada masalah dengan IMB maka mengalami kesulitan. waktu 3 bulan akan
    berakhir dan si A datang ke perusahaan untuk meminta perpanjangan waktu untuk menjual rumah tersebut. oleh perusahaan diberi waktu 1 bln. jujur itu waktu yang sangat minim untuk menjual rumah tapi apa boleh buat karena hanya waktu itu yg di berikan. pihak A berusaha menjual rumah tersebut melalu iklan, broker property tp belum terjual krn blm ada harga yg cocok. kemudian waktu 1 bulan itu akan habis. kemudian perusahaan mengancam akan membawa kasus tersebut ke polisian atas tidak pidana dan perdata kalo tidak membawa uang sebesar Rp 50 juta dahulu. Pihak A kebingungan mencari dana tersebut. berusaha mencari dana sebanyak itu dalam waktu tinggal 2 hari karena Si A tidak mempunyai harta lagi. kemudian si A berhasil meminjam uang dari saudara sebanyak Rp 12 juta dan dia membawanya ke perusahaan tersebut. tapi pihak perusahaan menolak dan memberi waktu 1 minggu lagi untuk melunasi semua dengan mengancam akan membawa kasus tersebut ke polisi. pihak A lalu berusaha cari2 pinjaman lagi dan tidak dapat. Akhirnya sehari sebelum jatuh tempo pihak A bilang ke pihak perusahaan bahwa dia sudah usaha tapi tidak berhasil mendapatkan uang dan pasrah . Akhirnya perusahaan bilang akan memberi perpanjangan waktu kalo Pihak A bawa Uang sebesar Rp 40- 50 Juta. Pihak A kembali kebingungan mencari uang sebanyak 40-50 juta dalam sehari. Akhirny Ada saudara pihak A yg kebetulan baru dapet uang pensiunan dan bersedia meminjamkan uangnya sebanyak Rp 40 Juta. Keesokan harinya Si A ke Perusahaan dan memberikan uang sejumlah 50 juta. Akhirnya waktunya di perpanjang selama 1 bulan lagi.
    pertanyaannya:
    1. Apakah perusahaan masih berhak menuntut ke kepolisian . karena mereka selalu mengancam akan di laporkan sebagai tindak pidana dan perdata?
    2. Berapakah Ancaman hukuman yang bisa dijatuhkan ke Si A kalo d laporkan ?(karena si A bener2 buta hukum)
    3. Apakah perusahaan bisa menyita sertifikat rumah yg sebenarnya atas nama orang Tua dan tempat tinggal satu2ny?
    4.apakah Si A bisa mendapatkan gaji terakhirnya, pesangon(tapi dia di PHK tdk hormat), THR (saat di PHK bersamaan waktu pembagian THR)? karena semua itu tidak diberikan perusahaan .

    terima kasih . dan tolong di balas ke email saya.

  41. oema Said:

    Apabila salah seorang pria berpoligami dan disini pria bersama istri pertama mendapatkan keturunan wanita semua. Sedangkan pria bersama istri yang kedua tidak dikaruniai keturanan, hanya saja istri kedua pria tersebut adalah seorang janda yang mempunyai beberapa anak.
    Persoalan disini adalah apakah anak pria tersebut bersama istri pertama bisa menuntut hak warisnya atas gono-gini dengan istri kedua?
    dan tolong diberikan referensi atau dasar hukumnya.TERIMA KASIH.
    nb;salinan jawaban tolong disertakan lewat email saya juga mas ya……TERIMA KASIH LAGI

  42. leonard Said:

    mohon penjelasan sbb:
    1. apakah diperbolehkan bank menjadi peserta/turut serta dalam lelang yang diadakan oleh kpknl, untuk melelang harta jaminan dari nasabah yang macet kreditnya ?
    2. sah atau tidak apabila dalam akta perjanjian kredit, suami tidak turut menandatangani akta perjanjian kredit dengan salah satu bank.

    Terima kasih, mohon balasannya pada email saya.

  43. puja Said:

    selamat malam seblmnya,yang kami hormati bpk advokad.
    ijinkan saya punya mslh hukum.
    1.paman saya melakukan tindakan asusila thdp bunga 7th.
    2.visum tdk terrbukti.
    3.kasus sudah di limpahkan ke polres.
    4.1x24jam ditahan di mapolres juga wajib lapor senin kamis pagi.
    yang menjadi pertanyaan saya .
    1.apakah bisa menggugat hukum sebab akibat,krn dgn adanya kasus trsbt paman saya mengalami pengucilan warga selama 3th,dan depresi juga sakit gulanya naik.
    2.paman saya krn tdk bsa menahan diri nekat bunuh diri dngn minum racun tikus,dan skrg di opnam di rsd.
    3.apakah bsa mengajukan tuntutn balik ke bpknya bunga .krn bila terjadi akan hal yang menyangkut nyawa paman saya mgnkn meninggal?
    4.caranya bgmn?
    mhn penjelasan ,,trimakasih.

  44. Pak Wahyu Kuncoro, SH yth,
    Saya mau tanya tentang persoalan tenaga kerja, saya pekerja yang berstatus honorer pada sebuah Koperasi di Palembang dan kami telah memiliki surat Perjanjian Kerja Bersama, dimana dalam PKB tersebut telah tertuang bahwa apabila seorang pekerja honor telah bekerja selama 3 tahun berturut-turut maka akan diangkat menjadi tetap

    Tetapi setelah masalah tsb kami ingatkan kepada Perusahaan, mereka menolak dengan alasan belum dapat dilakukan karna AD/ART

    yang ingin kami tanyakan Mana yang lebih memiliki kekuatan hukum antara PKB dengan AD/ART ?

    adakah sanksinya bila perusahaan tidak melaksanakan ketetapan PKB dan seperti apa sanksinya bila ada ?

    Bila akan diselsaikan sebaiknya masalah ini diadukan kemana ?

    itu saja pertanyan saya, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih

  45. serdadoe Said:

    Pak Wahyu Kuncoro, SH yth,
    pak saya punya msalah tentang kasus asusila terhadap anak nya sendiri.rumah saya dekat dengan koplek lokalisasi dan saya sndiri sbgai kordinator dari suatu yayasan stop hiv,aids dan ims.
    waktu itu berawl dri ada permpuan yng beli pulsa.lalu aku tanya dari mana mba?tnya saya.!!dia jawab dri…??
    lalu gak tau knpa saya ada niat untuk meneliti dia.kenapa masih muda kok mau terjun kedunia pemuas kaum adam.
    yang bikin saya penasaran.
    1.dia masih muda baru ber umur 17 thun skarang.
    2.ada sesuatu di balik senyum dia.
    singkat cerita,saya tlpn dia<kan nomer tlpn nya aku save pas beli pulsa.
    saya menwarkan kondom sama dia"mba maap saya lanang sms mba,saya sbgai kordinator kesehatan di suatu yayasan.brangkali mba butuh kondom,tinggal sms aja saya,gk usah bayar"kata saya.dia jwab"oea..ada mas tamu nya sering bawa kondom.saya jawab."o..ya udah mba ntar law butuh kondom hubungi saya aja,grtis mba gk bayar"
    singkat nya lagi,kami berdua mulai akrab sama si wts itu.
    bahkan saya juga sllu ada klaw dia butuh apa2.
    setelah hubungan kami berjalan dia juga merasa terlindungi karna kenal sama saya.dia(WTS) perlahan mulai cerita maslah pri badi dia,waktu itu klw gk salah malam minggu jam 12 malm kurang dia tlpn saya pingin curhat.saya angkat tlpnnya,lama saya ngobrol skitar 1jam lebih dia mulai nangis dngn tangisan yang sangat dalam membuat hati saya juga terharu.lalu sya bertnya,sbenr nya apa sih yg membuat kamu nangis sampe bgitu daam.
    dia (WTS)bilang:mas tau gk saya knp kerja di tempat sperti ini,saya jawab.ya gk tau mba,emng knp mba smpe kerja bgtu,singkt nya dia jawabn dia sambil nangis terisak-isak.
    1.dia sudah gk perawan lagi karna di garap sama bapak kandungnya dengan di kasih uang 20 ribu dan kata ntar kamu bebas main ama siapa aja.
    2.dia di dagangkan sama bapaknya ke suatu tmpat lokalisasi bareng sma ibu tiri nya yg emng udah bekerja di situ.
    ada dorongan hati saya untuk bantu dia.
    dan yang saya kaget dia sering cerita,klaw udah ngelyanin tamu si V nya sring keluar darah banyak dan berbau.lalu kmi berobat dan saya sndiri buka2 buku tentang penyakit elamin ternyata dia udah kena ims jengger ayam.
    lalu kami bertanya sama si dia(wts),kmu baiknya berhenti aja kerja yang mengandung resikonya tinggi banget,dia jawab,aku pingin keluar dari tempat ini tpi akutakut sama orng tua ku,karna klw gk dapat uang saya suka di marahn dan di pukul.
    lalu saya tanya.,ibu kamu masih ada?dia jawab.masih.
    jwabku,coba minta nomer tlpn nya.kmudian saya di kasih nomer tlpon ibu nya.
    trus saya crita sama ibunya wlw berita ini suatu pukuln bagi ibu nya denger berta ini.
    dan kami pun berencana untuk mngeluarkan dia(wts)dri tempat itu secara diam2 jngn smpai tau ibu tirinya yng kerjanya breng sma dia
    al hasil saya berhasil membwa dia kabur dri tempat itu dan saya bawa ke ibunya yng sekian tahun belum pernah ketemu anaknya karna sllu gk diperbolehkan sama mantan suaminya.skarang alhamdullah si dia(x)masuk pesantren di daerah purwakarta.
    nah jadi kendala saya pak.
    bapaknya slalu mengancam saya…bahwa dia seolah2 tau bahwa saya yang membwa kabur anak nya itu walau mereka gak tau.
    dia slalu mngancam saya dan keluarga saya.
    skarang apa yang saya lakukan untuk ngatasi masalah ini,apa saya laporkan sja kasus ini apa bagai mana?
    karna kalw saya lapor anak nya sllu bilang,klau bisa masalah ini jngan smpai lapor sma pihak yang berwajib.
    saya jadi bingung,tidak lapor saya sndiri mersa gak tenang,merasa terancam.
    coba pak bagai mana cra'a untuk kasus yang sperti ni.
    makasih pak

  46. broto hadi Said:

    Dh
    Sy ingin tanya, sering dlm praktek sehari-hari orang pinjam uang atau hutang diberi kwitansi dengan tertulis “uang titipan”. Sy sedikit tahu bhw menurut hukum titipan yg tidak dikembalikan pd waktunya dapat dipidana pasal penggelapan. Pertanyaan sy: (1) Apakah kwitansi uang titipan otomatis bisa dijerat dg pasal penggelapan? Faktanya hutang bukan titip-menitip, dlm perjanjian walau tidak tertulis itu hutang bukan menitip uang. Jika mengacu pasal yg ada memang bisa penggelapan. Tp sebenarnya “tidak tepat” kalau hutang dg kwitansi uang titipan menyebabkan konsekuensi pidana. Kenapa? Menurut sy, pakai logika kenapa uang dititipin ke orang lain, kenapa tidak dititip ke bank yg jelas ada bunga, atau tidak dititip ke anak/istrinya? (2) Jika pemberi pinjaman yg memegang kwitansi uang titipan melaporkan ke polisi, apakah bisa diproses secara hukum apabila tidak ada saksi satupun yg menyaksikan pd saat penyerahan uang atau saat tdtg kwitansi, bukankah syarat bisa diproses secara hukum harus ada bukti dan saksi2? Mohon jawaban dikirim ke email sy di atas. Trm ksh atas bantuanya. Salam

  47. rahmat jefriandi Said:

    Saya mau bertanya n mnta solusinya..
    Si A mminjam duit dengan si B untuk modal usha mobil rental dan nntinya 1 unit mobil akan d jdikan jminan..dan tiap bulan ny si A akan memberi persenan bagi hasill ny..namun itu hanya berjalan 1 thun aja…taun berikutnya tidk ada lgi dapt..kmudian si B mmnta uang ny kmbali..namun si A bilang belum ada..saat di tanya mana mobilny dia bilang sudah hillang..itu gmna y??

  48. jackson Said:

    selamat siang lae saya bingung lae di tempat saya di sangatta kalimantan timur ada orang minjam uang kepada saya dan ada bukti kuitansi bermatri 6000 tapi orang tersebut tidak pernah mengembalikan uang saya sudah 2 tahun lama nya saya bingung mau lapor ke kantor polisi malah saya di suruh lapor ke pengadilan karna itu perdata kata nya setelah saya lapor sampe skarang tidak ada hasil apa-apa jadi saya harus gmn lagi lae tolong bantuan nya terimakasih

  49. jsodik85 Said:

    selamat malam pak, mohon maaf, saya ingin tau tentang hukum. bagi PNS yang meminjamkan uang kesala satu temannya dengan jaminan buku rekening, kartu ATM dan PIN, apakah melanggar hukum?

  50. Lulu Said:

    Sertifikat rumah saya dititipkan kepada tante, sekatang tante tidak mau kembalikan kpd saya, yg ingin saya tanyakan, jika saya meninggal, apakah anak saya punya hak atas rmh saya?
    Bagaimana caranya utk mengambil kembali sertifikat atas nama aku ini? Terima Kasih.

  51. Chanto kiss Said:

    maaf saya mau bertanya pak,apakah sebuah surat titipan tdk ada tanda tangan sipenitip dan saksi hanya si penerima sudah kuat tuk menuntut si penerima titipan

  52. erwin Said:

    Pak kalau saya menyimpan uang di peguyuban dan paguyuban tersebut tidak bisa mengembalikan uang saya,apakah saya boleh mempidana ketua peguyuban tersebut? TOLONG INFO NYA PAK


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: