Both Chang Rao: Sebuah Testimoni dari Mas Iful

Tulisan ini adalah karya Both Chang Rao.

<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

Cintaku, dirinya. Kasih sayang merupakan gambaran kecil dari beratus bahkan beribu kekecewaan yang menjelma menjadi keindahan cinta. Wanita adalah bunga penghias kisah si pria, begitu juga sebaliknya. Keindahan cinta tak pernah pudar oleh daya magisnya. Siapa yang mampu membunuh sang cinta?…..tak pernah berhenti si manusia membicarakan tentang apa yang disebut cinta. Rasakan sekali lagi, tak ada yang mampu membuang perasaan itu. Kalaupun ada, perasaan itu tak’kan menghilang begitu saja. Aku yakin itu!!!!…………….

Kembang cinta tertanam pada keindahan sikap, sifat, tutur kata yang lembut terpendam dalam sanubari. Ketika cinta telah menjadi candu. Apa pun yang ia lakukan seakan mulia dimata manusia lain. Goresan cinta jauh lebih manis dari kesenangan lain. Siraman kasih membelenggu setiap jiwa yang luka, yang seakan tak pernah terjadi apa-apa. Itulah kehebatan cinta.

Jangan sesekali tertipu oleh cinta. Karena cinta tak ubahnya seperti janji semu, merantai tabir keburukan tiap-tiap manusia. Mungkin itu bukan salah sang pencinta, tapi percayalah! Cinta tak seindah yang dikira. Cinta tak sejujur apa yang ia pernah janjikan kepada kita. Cinta tak semurni udara yang kita hirup. Cinta tak sebening mata air dunia. Cinta tak bermuara. Cinta kasih bermuara pada pusara hati seorang hamba yang ikhlas akan pengorbanan serta penderitaan rasa.

Pada akhir penantian itulah si manusia dapat berfikir tentang apa yang disebut cinta. Bahwasannya cinta tak harus memiliki. Cinta tak harus bersanding bersamanya.

Namun ketika hidup tak lagi mengenal kata cinta, kemana kita akan mencari ruang hati yang selama ini menjadi mawar yang bermekaran dari sisi cinta&kasih sayang pencinta.

Anda tak pernah tahu betapa sakitnya hidup tanpa cinta. Tanpa sebuah kepastian hidup yang setiap kali bersama tapi kini ia menghilang dari peredaran hati.

Mulai hari ini aku berjanji pada hidupku dan juga bagi mereka yang selalu mengharapku meninggalkan satu kesalahan rasa untuknya. Satu kesalahan yang mungkin tak pernah ku rasa. Mungkin aku dan kamu sama-sama orang bodoh yang mau memperjuangkan hidupnya hanya demi satu kata yang mungkin tak patut untuk di puja, dia adalah apa yang disebut cinta. Cinta, cinta dan cinta……..aku selalu merasa jua.

Akan tetapi apapun itu, aku selalu berharap pada sang peri cinta bahwasannya aku ingin menyampaikan sedikit rasa untuk dia yang tak pernah merasa. Aku adalah pemuja rahasia untuknya disana. Aku tak pernah berharap pada yang ku cinta karena hanya dengan aku berdo’a maka ia akan merasakan sama seperti apa yang kurasa, aku yakin itu!!!……………

Hadapi sajalah semua ini. Toh kita juga pasti akan merasakan juga ketika sudah menjadi takdir bagi garis hidup kita. Jangan pernah kau lewatkan masa-masa ini. Jangan kau buat dirimu menjadi pecundang yang takut akan sebuah problema hidup dalam sangkar cinta. Terima kasih untuk Dia disana yang mampu menangkap isyarat cinta yang aku kirim lewat do’a dan mungkin juga secara tak sengaja ia membaca coretan kecil ini. Sekali lagi aku berterima kasih untuk Ibuku juga para sahabat tercintaku atas kesadaran yang kalian berikan untuk kelangsungan hidup yang lebih indah dari sebuah peperangan yang hina. Aku selalu berdo’a untuk kalian para saudara tercintaku karena sudah mau menyempatkan diri untuk membaca tentang kegilaanku ini. Mungkin tanpa aku menjadi gila seperti sekarang ini, aku tak’kan pernah bertemu kalian serta tak’kan bisa menulis pada mesin ketik modern ini.

Terima kasih, terima kasih…..dan terima kasih.

Both Chang Rao. Penulis dapat dihubungi dinomor 085646426464,zuboth_TAMA@yahoo.com.

Penulis adalah seorang pemusik yang tergabung dalam TAz n tOZband.

Pernah ikut andil dalam kompilasi album INDIE Malang pada tahun 2002 yang bertitel Sebuah Perubahan.

Pernah ngiringin DEWI-DEWI sewaktu manggung di Surabaya pada acara GRAND FINAL RbT XL Se-Jatim 2007.

O’iya, si penulis juga pernah nemenin KAPTEN sewaktu Promo Album Pertama mereka yang Bertitel Lagu Sexy 2006 bersama dengan INDOSAT. .

Si Penulis juga suadara dari DiDik JingJeng (seorang Master of Ceremony di Djakarta).

Penulis juga penggemar berat dalam urusan menendang bola ato sepak bola.

1 Komentar »

  1. rosita alviesya Said:

    tanpa cinta,Qta takkan pernah punya pengharapan
    tanpa pengharapan,Qta takkan pernah menyadari betapa bermakananya hidup
    karena pengharapan adalah awal dari kberhasilan cita – cita hidup


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: