Analisis Kontrastif

Analisis Kontrastif

Analisis kontrastif dapat ditelusuri dari kedua kata tersebut. Analisis disebut sebagai suatu pembahasan atau uraian. Adapun yang dimaksud dengan pembahasan itu sendiri adalah proses atau cara membahasa yang bertujuan untuk mengetahui sesuatu dan memungkinkan dapat menemukan inti permaslaahnnya. Permasalahan yang dikenmukaakan itu kemudian dikupas, dikritikm diulasm dan akhirnya disimplkan untuk dipahami. Moliono (1988:32) menjelakan bahwa analisi sadalah suatu kegiatan menguraiakan suatu pokok atas berbagai bagiannya dan hubungan antarbagian untuk memperoleh pengertian yang teoat danb oenahaman arti secara menyeluruh.

Kontrastif dapat diartikan sebagai perbedaan atau pertentangan antar dua hal. Analisis kontrastif (anakon) merupakan kegiatan membandingkan struktur bahasa ibu (B1) dengan bahasa yang diperoleh atau dipelajari sesudah bahasa ibu yang lebihdikenal dengan (B2)Untuk mengidentifikasi kedua bahas atersebut lebih deikenal dalam ranah kebahasaan linguistik. Sehubungan dengan hla ini maka muncullah istilah linguistik kontrastif. Linguistik kontrastif membandingkan dua bahasa dari segala komponennnya secara sinkronik sehingga doitemukan perbedaan-perendaan dan keriripan-kemiripan yang ada. Dari hasil temuan itu dapat diduga adanya penyimpangan atau pelanggaran yang dilakukan oleh dwibahasawan.

Dwibahasawan adalah orang yange mnguasai dua bahasa secara baik, sedangkan kedwibahasanan adalah suatu alter(Tarigan, 1990:10) natif menggunakan dua bahasa aytau lebih. Ada beberapa jenis kedwibahasaan, yaitu :

  1. Kedwibahasaan terpadu dan koordinatif

Kedwibahasaan ini didsarkan pada kaitan anatara B1 dengan B2yang dikuasai oleh kedwibahsawan Kedua bahasa dikuasai oleh dwibahwan tetapi berdiri sendiri-dendiri. Orang ini tidak dapat emadukan kedua sistemnya bahasa yang dikuasainya karena olrang tersebut merupalan penerjemah yang jelek.

  1. Kedeibahasaan Seimbang

Kedwibahasaan seimbang dikaitkan dengan taraf penguasaan B1 dan B2. Orang yang sama mahirnya dalam dua bahasa. Dwibahawana jenis ini akan sangat bagus menjadi penerjemah.

  1. Kedwibahasaan Minoritas

Kedwibahsaan ini dihunungkan dengan situasi uang dihadapi B1. Adalah sekelompok kecil yang dikelilingi dan didominasi oleh masyarakat suatu bahasa yang besar sehinga masyarakat kecil ini dimungkinkan dapat kehilangan B1-nya

  1. Kedwibahasaan Tambahan

Hal ini dikaitkan dengan gensi atau wibawadwibahsawan.

  1. Dwibahasawan terpadu adlaah orang yang dapat mendudukkan kedua sisitem bahasa yang dikuasainya. Dwibahawana jenis terakhir ini serng menggunakan sistem B2 di saat seseorang sedang menggukan B1. Setiap berbicara menggunan B2, pola pikirnya selalu di terjemahkan dulu ke dalam B1. Pembicara yang dapat menggunakan dua bahasa yang bergengsi dan bermanfaat. Kedua bahasa tersebut saling melengkapi dan memperkaya.

Tindakan di atas itulah disebut dengan tidnakan analisis. Merode membandingkan bahasa yang sedang dipelajari seseorang (B2) dengan bahas ayang sudah dimiliki (B1) dikelan dengan moetode lingustik kontraktif.

Dasar utama analisis kontrastif adalah teori belajar ilmu jiwa tingkah laku. Oleh karena itu perlud ip[ahami bahasa yang berdasarkan tingkah laku ini. Ada dua hal yang perlu dikehketahu saat berlajar mengenai ilmu jiwa tingkah laku ini, yaitu kebiasaan dan kesalaham.

Kebiasan dan kesalahan adalah kebiasan berbahasa dan kesalahan berbahasa. Aliran psikologi tingkah laku menjelaskan oengertian tingkah laku melalui aksi dan reaksi atau rangsanaagn yang menghasilkan tanggapan. Rangsanagan yang berbeda akan menghasilkan ytanggapan yang bebeda pula.Hunungan anatara rangsanagan tertntu dengan tanggapan menghasilkan kebiasan. Kebiasaan ini adadua, yaitu kebiasana yang dapat dilihat dan dapat diraba, kedua kebiasan yang bersigfat mekanis atau otomatis

1 Komentar »

  1. SHAHRUL FAISAL BUDON Said:

    salam..Saya nak tanya, apakah perbezaan antara analisis kontrastif dan tipologi?


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: