Kemampuan Membaca dan Menulis Arab-Indonesia Melalui Metode Klasifikasi

ABSTRAK

Grafura, Lubis. 2008. Kemampuan Membaca dan Menulis Arab-Indonesia Melalui Metode Klasifikasi. Jurnal, Pendidikan Bahasa Indoensia. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Mujianto. M.Pd

Kata Kunci: membaca, menulis, rabindo, metode klasifikasi

Arab-Indonesia (rabindo) merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa SMA jurusan bahasa. Kompetensi rabindo terdapat pada mata pelajaran bahasa Indonesia yang terpisah dengan mata pelajaran bahasa Indonesia. Untuk mengukur kemampuan kognitif siswa, kompetensi rabindo dimunculkan dalam soal Ujian Nasional.

Rabindo memiliki aturan penulisan yang kompleks dan rumit sehingga membuat siswa merasa kesulitan. Aturan dalam penulisan rabindo berbeda dengan penulisan bahasa Arab dan Arab Pegon atau Arab Gundul. Rabindo juga memiliki kekhasan yang tidak dimiliki oleh aturan penulisan bahasa Arab lainnya. Selain itu, tidak semua siswa menguasai huruf Arab dengan baik.

Penelitian yang mengarah kepada peningkatan kemampuan membaca dan menulis rabindo masih jarang dilakukan. Literatur yang membahas permasalahan rabindo juga jarang ditemukan dalam toko-toko buku. Keterkaitannya dengan permasalahan tersebut, penelitian mengenai metode pembelajaran membaca dan menulis rabindo perlu dilakukan.

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kemampuan membaca rabindo siswa SMA jurusan bahasa berdasarkan aspek ketepatannya, (2) mendeskripsikan kemampuan menulis rabindo siswa SMA jurusan bahasa berdasarkan aspek ketepatannya, dan (3) mendeskripsikan penggunaan metode kemampuan membaca dan menulis rabindo melalui Metode Klasifikasi.

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah karangan narasi siswa. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa data skor hasil membaca dan menulis siswa SMA jurusan bahasa. Data yang dibutuhkan berupa nilai produk tentang (1) kemampuan membaca rabindo siswa SMA jurusan bahasa berdasarkan aspek ketepatannya, (2) kemampuan menulis rabindo siswa SMA jurusan bahasa berdasarkan aspek ketepatannya, dan (3) metode kemampuan membaca dan menulis rabindo melalui Metode Klasifikasi.

Sebelum mengetahui Metode Klasifikasi, perlu diketahui tentang pilar dasar penulisan rabindo. Pilar dasar tersebut adalah (1) menguraikan suku kata, (2) memberi nomor dari kanan ke kiri, (3) menganlisis saksi, dan (4) merangkaikan huruf.

Metode klasifikasi rabindo dapat dilakukan dengan menggolongkan aturan penulisan rabindo ke dalam empat klasifikasi. Klasifikasi tersebut didasarkan pada bentuk suku kata, saksi, pemakaian kaf, dan imbuhan khusus.

Suku yang dimaksud dalam rabindo adalah pemenggalan suku atas kata-kata yang hendak ditulis atau dibaca. Suku dalam rabindo dapat digolongkan menjadi dua, yaitu suku terbuka dan suku tertutup. Suku tertutup adalah pemenggalan setiap suku kata yang berakhiran dengan huruf konsonan. Suku terbuka adalah pemenggalan setiap suku kata yang berakhiran dengan huruf vokal. Suku terbuka terbagi lagi menjadi dua, yaitu suku terbuka tunggal dan suku terbuka kompleks. Suku terbuka tunggal adalah kata yang memiliki kurang dari atau sama dengan dengan dua suku kata. Suku terbuka kompleks adalah kata yang memiliki lebih dari dua suku kata.

Saksi dalam rabindo dibedakan menjadi tiga. Ketiga saksi tersebut adalah alif (), ya (), dan waw (). Huruf alif () digunakan untuk suku terbuka a. Huruf ya () digunakan untuk suku terbuka i, e, dan ai. Huruf waw () digunakan untuk saksi suku terbuka u, o, dan au.

Pemakaian kaf dipilah menjadi dua kategori. Kedua kategori tersebut adalah pemakaian kaf kecil( ) dan kaf besar (). Kaf kecil () digunakan apabila suku kata yang hendak ditulis ke dalam rabindo berakhiran ik dan ek. Kaf besar ( ) digunakan apabila suku kata yang hendak ditulis dalam rabindo berakhiran uk, ak, ok, dan dik.

Imbuhan khusus adalah pemakaian imbuhan –i yang digunakan secara berbeda dengan aturan suku terbuka kompleks. Penulisan kata yang berimbuhan –i adalah dengan menuliskan kata dasarnya terlebih dahulu, kemudian menuliskan imbuhan –i yang diberi saksi ya ().

Penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangan pengetahuan kepada guru, siswa, dan peneliti lain. Bagi guru, khususnya adalah guru sastra Indonesia SMA, penelitian ini bisa menjadi sumbangan untuk memberikan satu metode pembelajaran yang efektif untuk penguasaan kompetensi rabindo. Bagi siswa, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan satu metode untuk menguasai rabindo dengan efektif serta dapat menerapkannya baik untuk membaca naskah kuno atau menjawab soal UN. Bagi peneliti lain, penelitian dengan menggunakan Metode Klasifikasi ini dapat digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan penelitian dalam bidang yang sama.

1 Komentar »

  1. permana Said:

    dimana harus mengumpulkan tulisannya?


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: