Kajian Teori, Asumsi, dan Hipotesis

Kajian Teori, Asumsi, dan Hipotesis
dalam Penelitian Kuantitatif

Diskusi pada kelompok II membahas menenai asumsi dan hipotesis pada penelitian kauntitatif. Asumsi merupakan latarbelakang intelektual suatu jalur pemikiran. Asumsi merupakan suatu gagasan primitif. Hipotesis tidak selalu ada pada penelitian kuantitatif, namun hipotesis setidak-tidaknya menjadi hal utama untuk memberikan gambaran pertama pada sebuah penelitian.
Kajian pustaka di dalam sebuah penelitian memang sering dirancukan dengan kajian teori. Namun, dalam hal ini kedua istilah tersebut memiliki makna yang sama di dalam sebuah penelitian yaitu untuk mempertanggungkawabkan penelitian secara logis.
Salah satu teknik yang bisa digunakan dalam membuat kajian teori adalah memperhatikan judul penelitian. Setidaknya, di dalam judul tersebut tampak beberapa gambaran secara tersurat mengenai hal-hal apa saja yang perlu dibahas dalam sebuah penelitian. Misalnya penelitian dengan judul Meningkatkan Kemampuan Mengarang Siswa Kelas 6 dengan Gambar Seri. Dari judul ltersebut ada bagian-bagian tersirat: kemampuan mengarang (bagian dari keterampilan berbahasa), karakteristik siswa kelas 6, dan gambar berseri.
Setelah menentukan bagian-bahian tersirat dari sebuah penelitian, selanjutnya adalah menentukan kerangka teorinya. Kerangka teori setidak-tidaknya membahas ketiga aspek tersebut – dalam contoh penelitian di atas.
Kajian pustaka dalam penelitian kuantitatif yang dilakukan sebelum penelitian mempunyai tujuan-tujuan sebagai berikut.
1. Mencari informasi yang relevan dengan masalah yang akan diteliti
2. Memperdalam pengetahuan penelitian mengenai hal-hal yang menyangkut masalah dan bidang yanag akan diteliti maupun berbagai metode yang termasuk dalam rancangan penelitian, pengembangan instrumen, penarikan sampel, maupun teknik analisis data.
3. Mengkaji teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan diteliti sebagai landasan dan acuan teoretis yang tepat
4. Mengkaji hasil-hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan penelitian yang akan dilaksanakan sehingga dapat diketahui apa saja yang sudah diteliti, apa saja temuan-temuannya, dan bagian-bagian mana yang diteliti
5. Mendapatkan informasi tentang aspek-aspek mana saja dan topik yang sama yang barangkali sudah pernah diteliti, agar tidak terjadi duplikasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: