Konsultasi Masalah Mengajar/Pembelajaran – Konsultasi Pendidikan

KEKUATAN E.I. (1)

4. 0 seni

100_Masalah_Pembelajaran___Identifikasi_Dan_Solusi_Masalah_T

 

 

 

 

 

DAPATKAN BUKU-BUKU DI ATAS DENGAN CARA KIRIM SMS/WA PESAN BUKU DAN KIRIM KE: 089521986686

 

 

 

Mengenal Generasi “Kampung Digital”

 

 

Saya sudah menjadi guru sekitar sepuluh tahun. Mau nanya nih, apakah benar murid-murid sekarang jauh lebih sulit diatur daripada murid lima, sepuluh, atau dua puluh tahun yang lalu? Sebab, saya kok merasa setiap tahun ada degradasi kualitas murid ya. Apakah ini saya saja yang merasakan atau setiap guru juga merasakan hal yang sama? Terima kasih atas pencerahannya [Fajar Arwana, seorang guru sekolah menengah pertama swasta di Kediri]

 

Jawaban:

Terima kasih atas pertanyaan yang dikirim ke kami. Kami menyarankan agar pembaca rubrik konsultasi majalah Media untuk mengirimkan pertanyaan ke email media_jatim2006@yahoo.co.id. Namun, apabila Anda menghendaki diskusi lebih lanjut bisa kirim email secara pribadi ke lubisgrafura@outlook.co.id. Hal ini dikarenakan keterbatasan ruang untuk membahas permasalahan secara komprehensif.

Pertanyaan Bapak Fajar memang menjadi retorika umum. Tidak bisa kita pungkiri bahwa perkembangan teknologi komunikasi turut menyumbang perubahan tersebut. Tidak hanya di dunia pendidikan, bahkan perbedaan generasi tersebut menjadi kajian yang penting di sejumlah perusahaan.9. strategi

Dalam laman nytimes.com [September 2015]dijelaskan perbedaan yang signifikan antara generasi Z dan generasi Y. Generasi Y adalah mereka yang lahir pada tahun 1980-1994, sedangkan generasi Z adalah generasi yang lahir antara tahun 1995-2011. Generasi ini disebut sebagai generasi “kampung digital” alias Digital Native karena mereka lahir dalam perkembangan teknologi yang sangat pesat.

Generasi Z memiliki kelebihan dan kekurangan sebagaimana yang kami rangkum dari berbagai sumber berikut ini. Kelebihan generasi ini adalah rasa ingin tahu yang besar, komunikatif, kritis, kreatif, multitasking, ingin tampil beda, dan blak-blakan dalam mengemukakan ide atau pendapat. Sebaliknya, mereka cenderung mudah menyerah/putus asa, sering kebablasan dalam mengekspresikan ide/gagasan, dan kurang peka terhadap lingkungan.

8. pendidikan bukan hanyaNah, dari uraian di atas, tentu kita bisa menarik sebuah simpulan bahwa setiap generasi akan membawa karakter sesuai dengan zaman mereka tumbuh. Cara mengajar gurupun harus berubah. Sebab banyak hal-hal yang bisa diubah dari dalam kelas sebagaimana yang diyakini oleh Pat Winters Lauro, profesor dari Universitas Kean di New Jersey: “Saya rasa, hanya pendidikan yang bisa mengatasi persoalan ini.” []

 

 

Ikuti perkembangan Novel yang fantastis ini di sini

 

Temui aku sekali lagi.... (1)

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: