Selling Point : Ketika penerbit menolak Naskah Anda dengan Alasan Itu

Apa itu Selling Point?

 

 

 

Perhatikan surat penolakan naskah dari penerbit berikut ini.

 

Assalaamu‘alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh

 

Terima kasih atas kiriman naskah Saudara yang berjudul MOTIVASHE. Berdasarkan rekomendasi tim penyeleksi naskah, kami memberitahukan bahwa naskah tersebut tidak dapat kami terbitkan dengan beberapa alasan sebagai berikut.

  1. Tema dan materi sangat segmented.
  2. Naskah tidak memiliki selling point.

 

Dengan demikian, hak pengelolaan naskah tersebut kami kembalikan sepenuhnya kepada Saudara. Kami tunggu karya-karya Saudara yang lain untuk kami pertimbangkan kemungkinan penerbitannya. Demikian surat pemberitahuan ini kami sampaikan. Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih. Wassalaamu‘alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh Hormat kami,

 

Nurcahyawati Windri Astuti

 

 

Popular Books Editor Officer

 

 

Pada poin kedua di atas terdapat istilah selling point. Berikut penjelasan dari Chibi[1]

Selling Point atau nilai jual sebuah naskah adalah kelebihan, keunikan, hal-hal yang membuat novel-mu menarik pembaca. Misalnya: naskah novel-mu memiliki cerita yang unik dan berbeda dari novel yang sudah beredar di pasaran. Contoh lain: novel-mu menarik dari bentuknya. Apakah novelmu itu berbentuk seperti twitter, facebook, atau lainnya. Di dalam “Selling Point” kamu jabarkan semuanya dengan jelas. Kelebihan dan keunikan naskah-mu dari segala segi. Cerita, setting, konflik, tokoh, bentuk, penceritaan. Dalam “Selling Point” kamu bisa menjabarkan bentuk promosi novel-mu kalau diterbitkan. Penjabaran “Selling Point” yang jelas, akan menarik perhatian penerbit.

 

Pada laman lain di Lina Mose [2] menyatakan bahwa Setiap bisnis harus memiliki “USP”: a Unique Selling Proposition. USP adalah hal yang membedakan produk atau jasa anda dari para pesaing lainnya, hal ini menjadikan anda spesial. Tanpa suatu  Unique Value Proposition ( UVP ) maka perusahaan Anda ada dalam satu bahaya dimana perusahaan Anda akan tenggelam di tengah-tengah lautan persaingan bisnis yang ketat di masa ini.Dengan memiliki USP perusahaan anda akan meningkatkan posisitioning dan pangsa pasar karena:
1.      Unique – hal ini membuat anda berbeda dengan yang lain
2.      Selling – membujuk pelanggan untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan
3.      Proposition – adalah proposal atau usulan untuk diterima

Bagaimana mengembangkan USP:
USP adalah apa yang anda tawarkan kepada pelanggan anda. USP harus menarik sehingga dapat digunakan untuk menjual produk atau jasa yang ditawarkan. Berikut ini adalah beberapa langkah untuk mengembangkan UPS:

  1. Kenali pelanggan anda
    Untuk membuat USP yang efektif, anda harus mengetahui apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh pelanggan anda. Anda harus mengenali customer Anda, sehingga Anda dapat memahami hambatan atau kendala  yang menghalangi pelanggan membeli produk Anda dan apa saja yang membuat produk Anda menjadi pilihan  utama dari pelanggan. Penjualan jasa dan produk anda ditentukan oleh apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pelanggan anda. Anda tidak akan menghasilkan apa apa dengan menjual sesuatu yang tidak diinginkan atau dibutuhkan oleh orang lain. Selain itu, menjual sesuatu yang dibutuhkan tetapi tidak diinginkan seseorang atau sebaliknya jugalah tidak berguna. Oleh karena itu penting bagi USP anda untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan pelanggan anda
    Anda dapat menemukan apa yang diinginkan dan dibutuhkan pelanggan anda dengan melakukan wawancara, diskusi, ataupun melakukan survey terhadap pelanggan anda.
  2. Manfaatkan keunggulan anda untuk membedakan anda dari pesaing anda
    Anda harus mengenali apa kelebihan jasa atau produk yang anda tawarkan. Apa yang diinginkan oleh pelanggan adalah keuntungan apa yang mereka dapatkan dari jasa atau produk anda. Bagaimana produk atau jasa yang anda tawarkan dapat mengatasi masalah atau memperbaiki hasil yang didapatkan oleh pelanggan anda. Kunci utama untuk mendorong pelanggan anda membeli jasa atau produk yang anda tawarkan adalah dengan menawarkan keuntungan melebihi apa yang ditawarkan oleh pesaing anda. USP anda harus fokus terhadap hal hal berikut:
    •         Keuntungan apa yang paling penting yang dapat ditawarkan bagi pelanggan anda
    •         Keuntungan apa yang hanya dapat ditawarkan oleh anda bukan pesaing anda
    •         Cantumkan dalam kalimat yang mudah dimengerti, pendek dan unik

Melalui USP, anda harus menunjukkan kepada pelanggan  bahwa produk Anda berbeda dan unik sehingga pelanggan akan memilih produk Anda.

  1. Deliver (penuhi / berikan) USP yang anda tawarkan
    Anda boleh berlebihan ketika mengembangkan USP tetapi anda harus memastikan bahwa anda dapat memenuhi semuanya. USP yang unik / menarik/ kuat dapat membuat bisnis anda menjadi sukses, tetapi jika anda tidak memenuhi apa yang anda tawarkan hal ini dapat merusak reputasi anda.

 

 

 

 

Referensi:

[1] https://chibipublisher.wordpress.com/2012/10/16/selling-point/

 [2] http://blj.co.id/2013/10/02/apakah-itu-usp-unique-selling-proposition-2/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: