E. SESAJAK

Iklan

14 Komentar »

  1. Kelana Akira Said:

    carilah diri dalam diri
    carilah diri dalam jasmani
    carilah jasmani dalam rohani
    carilah rohani dalam Rabbani …

    puisi anda enak diapresiasi …

    • lina Said:

      pada hari rabu
      bersamaku
      untuk membeli baju dan mobil baru
      pada hari kamis
      aku kepasar melihat ikan amis
      mati ke tiban linggis

  2. jo Said:

    kak, dikasih komentar yah kalo sempat

    biar diri terbang
    bermimpi penuh ilham
    biar diri berperang
    dengan manusia yang terpahat
    dalam diri manusia adalah mimpi
    tak sempat memandang Ilahi
    tak sempat memahat harapan pulas tentang hidup ini
    biarlah
    aku terbang dengan mimpi
    hingga ku tatap kekasih
    tersenyum menanti
    diambang kebenaran
    Ilahi Rabby

  3. fath Said:

    minta komentar donk ka….

    ketika gulita menutupi hari
    terbayang kelamnya amalan yang kujalani
    istghfar, kumohon ampunan ALLAHU Robbi
    karena hanya kepadaNYA kita kembali
    tak lupa iringan sholawatullah kepada Al Hadi
    mengharap syafaatnya di hari nanti
    keinginanku menusuk hati
    agar kehadirannya hidupkan mimpi..

    komentarin ini jenis nya apa.. salah katanya yg mana…ok ka …afwan ya..

  4. tethe Said:

    assalamu’alaikum, salam knal ya kak ^_&
    q nimbrung juga dunk hehe

    kak ini cuma sekedar celoteh q…..

    biarkan waktu yang berkata,
    aku tak mau bicara lagi
    karena terlanjur bisu.
    aku ingin kita yang dulu…..

    lihatlah!!!
    aku masih berdiri sama, seperti kemarin
    di teras rumah tetanggaku nan retak
    semoga kau mengerti.

    http://senandunghidup.blogspot.com/

  5. bonbon Said:

    oke juga…

  6. wachid Said:

    Tuhan ,sampaikan kerinduan kami pada konglomerat berhati mulia

    Dengan dasinya yang semulus lidah kucing

    Yang mengenali senyum kami

    Para tikus melarat

    Tuhan , katakana pada mereka

    Biar bungkam hati kami belum tuli

    Akan rendahnya volume jeritan buta

    Tak kentara.

    Katakana pula,

    Kami belum rela melihat mereka makmur

    Dengan tumpukan lemak – lemak

    Dikartu hidup mereka

    Tuhan sekali lagi sampaikan kerinduan kami

    Pada konglomerat yang jujur nan dermawan

    Katakan pada mereka

    Kami ingin kita dewasa bersama – sama

    Terima kasih Tuhan ,

    Semoga surat kami benar – benar surat

  7. Ano Said:

    tolong kasih komentar :

    -Andai aku berjalan di atas impian
    -Kan kurengguk anggur segenggam angkasa
    -Kan kutanam bibit selonjor bunga sakura
    -Kan kugapai perdamaian seluas samudra
    -Hidup penuh makna diatas kilauan cahaya
    -Berdiri tegar menjulang ke angkasa
    -Ketika angin dan api bersatu
    -Menjungkalkan hati yang sombong
    -Hujan salju datang menghampiri
    -Kala itu musim sedang berganti
    -Beruang kepanasan mengamuk diatas medan laga
    -Sang rajawali datang menyambar lalu menghilang
    -Tinggalah buih-buih penyesalan
    -Ketika nyawa terengkuh dari badan

    by: Febriano Hari Purwanto

  8. Ano Said:

    tolong kasih komentar :

    -Aku datang dari balik awan gelap
    -Ku berjalan tanpa arah tujuan
    -Batin tersentak begitu menggeliat
    -Tatkala petir menyambar di lorong waktu
    -Seberkas cahaya menyinari seonggok daging
    -Berjalan-berjalan dan terus berjalan
    -Hidup bak meggenggam bara api
    -Semakin lama semakin membesar
    -Berkobar-berkobar dan berkobar
    -Ketika embun menetes direlung hati
    -Terasa dingin menyejukkan jiwa
    -Menusuk jantung menjalar ke pori-pori
    -Aku berdiri menatap langit
    -Kan kutebar senyuman ,walau topan datang menghantam
    -Bagaikan langit tegak berdiri tak tergoyahkan
    -Menggapai mahligai yang tak terbayangkan

    by : Febriano Hari Purwanto

  9. Pheyie Said:

    nimbrung jgalah,….

    bulan mengambang…
    bintang mengambang,..
    mengapa aq tak mengambang….

    balas dong kak

  10. adi Said:

    bagus

  11. putra Said:

    ku titipkan rindu untuk cinta
    agar pelangi hiasi harinya
    langkahnya d tuntun cahaya
    tersenyum menatap dunia

    sungguh teman ku tak ingin itu semua
    cukup kamu beri aku cerca
    agar ku mengetahui realita dunia
    karna tak se aindah yang d kira!

  12. hannan rafar Said:

    setiap saat dan ketika…
    kulihat dosa-dosaku menari2 di hadapan mata…
    ingin kukuis dosa2 ini menjadi debu2 yg beterbangan di udararaya…
    tapi mampukah aku pulang kembali mengadapMu dengan penuh ketenangan yg abadi…masa terus berlalu tanpa bertanya khabar
    sama ada jasad ini bersedia bersemadi di alam yg kekal abadi…
    sesungguhnya ajal maut adalah rahsia Allah yg hakiki…


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: